Muhammad Idris :
Daerah

Muhammad Idris : " Ancaman Bagi Orang Yang Meninggalkan Shalat."

  24 Feb 2026 |   75 |   Penulis : Biro Humas APRI Riau |   Publisher : Biro Humas APRI Riau

Pekanbaru (Humas), Pada malam keenam Ramadhan 1447 H, Bertempat di mushallah Al-Hidayah Jl. Suka Karya Gg Seni RT 02 RW 04 Kelurahan Tuah Karya Kecamatan Tuahmadani, Muhammad Idris, S.Ag, M.Pd.I sampaikan tausiah Ramadhan dengan judul Ancaman Bagi orang Yang Meninggalkan Shalat. Selasa (24/02/2026).

Mengawali tausiahnya ustadz Muhammad Idris sampaikan bahwa Allah itu rab yang maha kuasa, semua makhluk sujud kepada-Nya, baik makhuk yang ada dilangit, di bumi, matahari, bulan, bintang dan binatang melata sekalipun. Sebagai manusia maka sepatutnya taat kepadaNya.

Bukankah Allah ciptakan kita manusia untuk beribadah kepadanya. Shalat adalah ibadah terbaik sebagai bentuk pengabdian dan rasa syukur atas segala nikmat yang Allah berikan kepada manusia. Kalau kita tak mau shalat maka dimata Allah kita tak ada nilainya sehingga wajar kalau kelak manusia yang tak mau beribadah itu dicampakkan kedalam reraka.

“Adapun ancaman bagi orang yang tak shalat itu adalah dosa besar, bahkan bisa termasuk kedalam kekufuran. Karena nabi SAW pernah bersabda: beda kita (orang islam) dengan orang kafir adalah shalat, barang siapa yang meninggalkan shalat sungguh ia telah kafir.” Ungkap Muhammad Idris yang juga bekerja sebagai Penghulu pada KUA Kecamatan Payung Sekaki.  

Dosa besar meninggalkan shalat itu setidaknya ada 15, enam diberikan di dunia, tiga saat sakratul maut, tiga saat dalam kubur dan tiga lagi di akhirat. Lanjut ustadz

Oleh sebab itu pastikan kita tidak meninggalkan shalat, dan shalat yang dikerkjakan itu juga pastikan benar, karena shalat yang tidak benar (lalai dan riya) akan membuat pelakunya masuk neraka (QS. Al-Ma’un). Apalagi kalau kita tak shalat sama sekaki di akhirat neraka saqor tempatnya. Tutup Ustadz. (idris)

 

Bagikan Artikel Ini

Infografis