Daerah

Monitoring Srikandi: KUA Alasa Dukung Penuh Implementasi TTE dan Tertib Persuratan
14 Feb 2026 | 33 | Penulis : Humas Cabang APRI Nias Utara | Publisher : Biro Humas APRI Sumatera Utara
Alasa (Humas). Dalam rangka memperkuat tertib administrasi dan memastikan optimalisasi penggunaan aplikasi Srikandi, Kantor Urusan Agama Kecamatan Alasa bersama Kantor Urusan Agama Kecamatan Afulu mengikuti kegiatan monitoring dari tim Srikandi Kementerian Agama Kabupaten Nias Utara yang dilaksanakan pada Jumat, (13/02) bertempat di Kantor Urusan Agama Kecamatan Afulu.
Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan pengelolaan administrasi persuratan berjalan sesuai ketentuan, sekaligus mendorong optimalisasi pemanfaatan aplikasi Srikandi, khususnya dalam penerapan Tanda Tangan Elektronik (TTE) guna mendukung tata kelola pemerintahan yang efektif, efisien, dan akuntabel.
Ketua tim monitoring, Subhan Masruri Hasibuan, S.Pd., dalam arahannya menyampaikan bahwa salah satu fokus utama monitoring adalah memastikan setiap KUA telah mampu mengimplementasikan TTE melalui aplikasi Srikandi. Menurutnya, penggunaan TTE merupakan bagian penting dalam transformasi digital layanan administrasi. “Melalui monitoring ini, kami ingin memastikan bahwa seluruh KUA sudah dapat menggunakan TTE di aplikasi Srikandi, sehingga proses persuratan menjadi lebih cepat, aman, dan tertib. Selain itu, pengelolaan arsip digital juga harus dilakukan secara konsisten sesuai aturan yang berlaku,” ungkapnya.
Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala KUA Alasa, Musfira Aeha, S.Ag., menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap kegiatan monitoring tersebut. Ia menilai kegiatan ini sangat penting dalam meningkatkan kualitas administrasi di lingkungan KUA. “Kami sangat mendukung kegiatan monitoring ini karena memberikan arahan dan pemahaman yang jelas terkait penggunaan aplikasi Srikandi, khususnya penerapan TTE. Ke depan, kami berkomitmen untuk memastikan seluruh administrasi persuratan di KUA Alasa dapat dikelola dengan lebih tertib, profesional, dan sesuai ketentuan,” ujarnya.
Kegiatan monitoring berlangsung dengan lancar dan dilanjutkan dengan sesi diskusi serta evaluasi bersama. Diharapkan melalui kegiatan ini, pengelolaan persuratan di KUA Alasa semakin tertata dengan baik, serta mampu mendukung terwujudnya layanan administrasi yang modern, transparan, dan akuntabel di lingkungan Kementerian Agama. (MHS/SL)