Daerah

Menggenggam Kunci Surga: PAI KUA Sidikalang Beberkan Amalan Paling Dicintai Allah di Pengajian Ibu-ibu
17 Nov 2025 | 26 | Penulis : Humas Cabang APRI Dairi | Publisher : Biro Humas APRI Sumatera Utara
Sidikalang, (Humas). Semangat mencari ilmu agama tidak pernah padam di tengah masyarakat Dairi. Hal ini terbukti dalam kegiatan penyuluhan yang dilaksanakan oleh Penyuluh Agama Islam (PAI) pada Kantor Urusan Agama (KUA) Sidikalang pada Senin (17/11), yang disambut hangat oleh jamaah ibu-ibu di Masjid Nurul Aman, Dusun Lae Bunga.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program bimbingan masyarakat Islam KUA Sidikalang, bertujuan untuk memperkaya wawasan spiritual dan mendorong praktik ibadah yang lebih baik di lingkungan keluarga. Kehadiran PAI KUA Sidikalang disambut antusias oleh pengurus dan anggota pengajian ibu-ibu di dusun tersebut.
Penyuluhan singkat tersebut disampaikan oleh Husni Tamrin Rambe, S.Ag., salah seorang PAI KUA Sidikalang yang dikenal aktif dalam kegiatan dakwah. Dalam tausiahnya, ia memfokuskan pembahasan pada amalan-amalan utama yang memiliki nilai tertinggi di sisi Allah SWT dan Rasul-Nya.
Husni Tamrin Rambe, menyampaikan bahwa terdapat tiga amalan utama yang menjadi prioritas seorang Muslim untuk meraih kecintaan Ilahi. Ia menjelaskan ketiga amalan tersebut secara ringkas namun mendalam, menekankan pentingnya konsistensi dalam pelaksanaannya.
“Amalan yang paling disukai Allah dan Rasul-Nya, yang pertama adalah Sholat di awal waktu,” ujar Husni Tamrin. Ia menambahkan bahwa mendahulukan sholat saat azan berkumandang adalah wujud nyata kepatuhan dan pengutamaan janji hamba kepada Tuhannya di atas segala urusan duniawi.

Selanjutnya, ia mengutip amalan kedua, yaitu Birrul Walidain. “Setelah sholat, keutamaan terbesar adalah berbakti kepada kedua orang tua,” tegasnya. Amalan ini, menurutnya, adalah kunci keberkahan hidup, di mana ridha Allah terletak pada ridha orang tua.
Amalan ketiga yang dipaparkan adalah Jihadu fi Sabilillah, yang dijelaskan bukan hanya bermakna perang fisik, namun juga mencakup segala bentuk perjuangan dan pengorbanan di jalan Allah, seperti menuntut ilmu, berdakwah, dan mencari nafkah halal dengan niat ibadah.
Kegiatan penyuluhan ini memberikan dorongan spiritual yang kuat bagi ibu-ibu jamaah Masjid Nurul Aman, menegaskan peran PAI KUA Sidikalang sebagai ujung tombak dalam pembinaan keagamaan masyarakat, serta mengingatkan bahwa kunci meraih kebahagiaan sejati terletak pada konsistensi mengamalkan ibadah-ibadah prioritas. (MHS/RAM)