Lindungi Kualitas Ibadah Masyarakat, Ka KUA Bersama THR Kemenag Dairi Akurasi Arah Kiblat
Daerah

Lindungi Kualitas Ibadah Masyarakat, Ka KUA Bersama THR Kemenag Dairi Akurasi Arah Kiblat

  09 Feb 2026 |   12 |   Penulis : Humas Cabang APRI Dairi |   Publisher : Biro Humas APRI Sumatera Utara

Sidikalang, (Humas). Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Sidikalang melakukan langkah penting dalam mendukung pembangunan sarana ibadah yang sesuai syariat. Pada Jumat (06/02), Kepala KUA Sidikalang memimpin langsung proses kalibrasi arah kiblat di lokasi rencana pembangunan masjid baru yang terletak di kawasan Perumnas Permai, Desa Sitinjo. Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa fondasi bangunan yang akan didirikan benar-benar menghadap ke titik pusat Ka'bah secara akurat.

Dalam pelaksanaannya, Kepala KUA Sidikalang tidak bekerja sendiri, melainkan menggandeng Tim Hisab Rukyat (THR) Kabupaten Dairi. Sinergi ini diperlukan mengingat penentuan arah kiblat membutuhkan ketelitian tinggi serta penggunaan alat-alat astronomi yang memadai. Tim ahli dari THR membawa peralatan teknis untuk menghitung koordinat geografis lokasi guna mendapatkan sudut yang presisi.

Kepala KUA Sidikalang, H. Abdul Yajid Lingga, S.Ag., MM., menegaskan bahwa kalibrasi ini merupakan bagian krusial dari pemenuhan aspek syariat sebelum proses konstruksi dimulai. Menurutnya, ketepatan arah kiblat adalah syarat sah yang mendasar dalam ibadah salat. Oleh karena itu, pengecekan di lapangan menjadi tanggung jawab administratif dan moral bagi KUA untuk melayani kebutuhan umat akan kepastian hukum fikih.

"Akurasi arah kiblat adalah hal yang sangat prinsipil. Kita ingin memastikan bahwa nantinya para jemaah dapat melaksanakan ibadah salat dengan tenang tanpa ada keraguan sedikit pun mengenai arah kiblatnya. Ini adalah bentuk perlindungan terhadap kualitas ibadah masyarakat," ujar H. Abdul Yajid di sela-sela proses pengukuran.

Proses kalibrasi yang berlangsung di atas lahan masjid tersebut disaksikan oleh tokoh masyarakat dan panitia pembangunan masjid setempat. Kehadiran tim ahli memberikan rasa aman dan kepercayaan bagi warga Perumnas Permai bahwa rumah ibadah yang akan mereka bangun telah mengikuti standar teknis dan keagamaan yang berlaku di Kementerian Agama.



Tim Hisab Rukyat Kabupaten Dairi menggunakan metode pengukuran berdasarkan posisi matahari serta perhitungan lintang dan bujur lokasi. Dengan data yang akurat, tim kemudian menarik garis lurus sebagai acuan bagi tukang atau arsitek dalam meletakkan batu pertama serta mengatur posisi saf di dalam masjid nantinya. Hal ini mencegah terjadinya pergeseran arah yang sering kali baru disadari setelah bangunan fisik selesai.

Kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi bagi masyarakat mengenai pentingnya verifikasi arah kiblat secara resmi. KUA Sidikalang terus mengimbau agar setiap renovasi atau pembangunan masjid dan musala selalu melibatkan tim ahli dari Kementerian Agama. Layanan kalibrasi ini diberikan secara profesional untuk menghindari kekeliruan administratif maupun teologis di masa depan.

Acara kalibrasi di Perumnas Permai Sitinjo ditutup dengan penandatanganan berita acara penentuan arah kiblat oleh pihak KUA dan perwakilan panitia pembangunan. Dengan telah ditetapkannya koordinat yang tepat, panitia kini dapat melanjutkan proses pembangunan masjid dengan keyakinan penuh bahwa aspek arah kiblat telah sesuai dengan ketentuan syariat Islam. (MHS)

Bagikan Artikel Ini

Infografis