Daerah

KUA Tuhemberua Lakukan Penyuluhan, Kampanyekan Tolak Judi Online
13 Jul 2026 | 7 | Penulis : Humas Cabang APRI Nias Utara | Publisher : Biro Humas APRI Sumatera Utara
Tuhemberua (Humas). Kantor Urusan Agama (KUA) Tuhemberua terus mengoptimalkan pelaksanaan program prioritas Kementerian Agama melalui penguatan edukasi kepada masyarakat. Salah satu langkah yang dilakukan adalah memproduksi video penyuluhan bertema bahaya judi online.
Persiapan kegiatan diawali dengan rapat yang dipimpin langsung oleh Kepala KUA Tuhemberua, Sabrun Mendrofa, S.E., di Aula KUA Tuhemberua, Senin (13/07). Rapat tersebut membahas konsep, materi, pembagian peran, serta strategi publikasi video penyuluhan yang nantinya akan disebarluaskan melalui berbagai media sosial KUA Tuhemberua agar menjangkau masyarakat lebih luas.
Dalam video penyuluhan tersebut, Marihot P. Sirait, S.Th., berperan aktif sebagai narasumber yang menyampaikan edukasi mengenai bahaya judi online. Melalui penyampaian yang komunikatif, masyarakat diajak untuk memahami dampak negatif judi online terhadap kehidupan pribadi, keluarga, ekonomi, maupun moral.
Penyuluhan ini mengusung tagline "Tolak Judi Online, Jaga Iman, Lindungi Keluarga, Raih Keberkahan" sebagai ajakan kepada masyarakat agar menjauhi segala bentuk praktik perjudian yang dapat merusak masa depan serta mengganggu keharmonisan keluarga.
Suasana pembuatan video berlangsung penuh semangat dan kolaboratif. Seluruh pegawai KUA Tuhemberua terlibat aktif sesuai perannya masing-masing, mulai dari penyusunan materi, proses pengambilan gambar, hingga persiapan publikasi. Semangat kebersamaan tersebut menjadi wujud komitmen KUA dalam menghadirkan layanan penyuluhan yang kreatif, edukatif, dan mudah diakses masyarakat.
Kepala KUA Tuhemberua, Sabrun Mendrofa, menyampaikan bahwa pemanfaatan media digital merupakan salah satu strategi efektif dalam memperluas jangkauan penyuluhan agama. Menurutnya, media sosial dapat menjadi sarana dakwah dan edukasi yang mampu menjangkau seluruh lapisan masyarakat, khususnya generasi muda yang aktif di ruang digital.
Melalui video penyuluhan ini, KUA Tuhemberua berharap masyarakat semakin sadar akan bahaya judi online serta terdorong untuk membangun kehidupan yang lebih produktif, religius, dan harmonis. Langkah tersebut sekaligus menjadi bentuk nyata dukungan KUA Tuhemberua terhadap upaya pemerintah dalam mencegah penyebaran praktik judi online dan mewujudkan masyarakat yang berintegritas. (MHS/BNP)