KUA Tuhemberua Gelar Bimwin: Konsep dan Psikologi Keluarga Sakinah
Daerah

KUA Tuhemberua Gelar Bimwin: Konsep dan Psikologi Keluarga Sakinah

  17 Dec 2025 |   96 |   Penulis : Humas Cabang APRI Nias Utara |   Publisher : Biro Humas APRI Sumatera Utara

Kantor Urusan Agama (KUA) Tuhemberua kembali melaksanakan kegiatan Bimbingan Perkawinan (Bimwin) bagi calon pengantin (catin), Rabu siang (17/12). Kegiatan ini diikuti oleh Catin Ardiansyah Zebua dan Aziza Gulo, bertempat di Aula KUA Tuhemberua.

Bimwin tersebut dihadiri oleh seluruh pegawai KUA Tuhemberua serta para pendamping dari kedua calon pengantin. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan bekal pengetahuan dan pemahaman kepada catin agar mampu membangun rumah tangga yang harmonis, sakinah, mawaddah, dan rahmah.



Acara berlangsung tertib dan khidmat dengan dipandu oleh pembawa acara Masrizal Aceh dan Doa dibacakan oleh Penghulu, Betha Nugraha Pratama, S.Sos. Rangkaian kegiatan diawali dengan penyampaian materi pertama oleh Kepala KUA Tuhemberua, Sabrun Mendrofa, S.E., yang membahas tentang Landasan Agama dalam Pernikahan serta Konsep Keluarga Sakinah. Dalam pemaparannya, beliau menekankan pentingnya nilai-nilai keagamaan sebagai fondasi utama dalam membina kehidupan rumah tangga.

Selanjutnya, materi kedua disampaikan oleh Penghulu KUA Tuhemberua, Muhammad Rifai, S.H., yang mengulas tentang Psikologi Keluarga serta Hak dan Kewajiban Suami Istri. Materi ini memberikan pemahaman kepada catin mengenai peran masing-masing dalam keluarga, komunikasi yang sehat, serta cara menyelesaikan permasalahan rumah tangga secara bijaksana.

Sebagai penutup, kegiatan dilanjutkan dengan simulasi akad nikah beserta penjelasan teknis dan hal-hal penting yang berkaitan dengan pelaksanaan akad. Simulasi ini dipandu langsung oleh Kepala KUA Tuhemberua, Sabrun Mendrofa, S.E., sehingga catin memperoleh gambaran yang jelas dan kesiapan mental menjelang hari pernikahan.

Melalui kegiatan Bimbingan Perkawinan ini, KUA Tuhemberua berharap para calon pengantin dapat memasuki kehidupan berumah tangga dengan bekal pengetahuan, kesiapan lahir dan batin, serta komitmen yang kuat untuk membangun keluarga yang harmonis dan berlandaskan nilai-nilai agama. (MHS/BNP)

Bagikan Artikel Ini

Infografis