KUA SS3 Sukses Laksanakan BRUS di SMK 2
20 Dec 2025 | 82 | Penulis : Biro Humas APRI Sumatera Selatan | Publisher : Biro Humas APRI Sumatera Selatan
PW. APRI Sumsel (Martapura), Salah satu progam Kantor Kementerian Agama Ogan Komering Ulu Timur (OKU Timur) adalah melaksanakan pembinan mental generasi muda. Sejalan dengan program Kementerian Agama OKU Timur tersebut, Kantor Urusan Agama Suku Semendawai III (KUA SS3) melaksanakan bimbingan remaja usia sekolah (BRUS) di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) 2 Taman Mulyo Semendawai Suku III. Jumat, 19/12/2025, yang diikuti 150 peserta siswa dan siswi SMK 2 dengan narasumber dari KUA SS3 yang telah memiliki sertifikat BRUS dari Kementerian Agama.
Pada acara pembukaan dibuka langsung oleh Kepala KUA SS3 H. Ali Taufiq, S.Ag, MM yang dihadiri Kepala Sekolah SMK 2 Taman Mulyo S. Ningrum, S.Si, wakil kepala sekolah, dewan guru, fasilisator BRUS dan peserta. Dalam sambutannya Alung (sapaan akrab H. Ali Taufiq, S.Ag, MM) mengatakan : “pelaksanaan BRUS ini adalah salah satu program unggulan KUA SS3 sebagai Langkah awal antisifasi terjadinya pernikahan di Usia dini/bawah umur dan tidak tercatat”. Lebih lanjut Alung mengungkapkan program BRUS akan terus berlanjut di sekolah-sekolah lainnya dalam Kecamatan Semendawai Suku III”. Ungkap Alung.
Giat BRUS berjalan dengan lancar dan interaktif, peserta antusias dan terlihat ruang gembira menerima wawasan baru dengan materi-materi : mencegah pernikahan dini, pembentukan karakter & akhlak remaja, mencegah kenakalan remaja , meningkatkan kualitas hidup, meningkatkan perencanaan masa depan dan mewujudkan keluarga sakinah.
Dalam kesempatan yang sama S. NingrumS.Si Kepala Sekolah SMK 2 Taman Mulyo “ berharap kegiatan BRUS ini terus dilaksanakan oleh KUA SS3 agar generasi muda menjadi remaja yang berkarakter kuat, berwawasan luas, dan bijak dalam mengambil keputusan, terutama untuk mencegah pernikahan dini serta terhindar dari kenakalan remaja seperti seks bebas dan penyalahgunaan narkoba, agar mereka siap secara mental, spiritual, dan ekonomi untuk masa depan yang lebih baik, menjadi generasi penerus bangsa yang berkualitas”. Harapan Ningrum.
Lebih lanjut fasilisator BRUS mengembangkan tema materi dengan kajian sebagai berikut :
- Mencegah Pernikahan Dini, diberikan pemahaman tentang batas usia nikah (sesuai UU), bahaya pernikahan dini, serta persiapan yang dibutuhkan, sehingga remaja tidak terburu-buru menikah dan putus sekolah.
- Pembentukan Karakter & Akhlak, peserta diajak memahami potensi diri agar terbentuk remaja yang cerdas secara emosional, spiritual, dan sosial, berakhlak mulia, moderat, serta mampu berpikir positif dan memiliki arah hidup yang jelas.
- Mencegah Kenakalan Remaja, dibekali bahaya pergaulan bebas, seks pranikah, narkoba, tawuran, bullying, balapan liar, dan pengaruh negatif media sosial.
- Meningkatkan Kualitas Hidup, pentingnya remaja yang sehat fisik dan mental, mandiri, serta siap menghadapi tantangan zaman, sehingga meningkatkan kualitas hidup secara keseluruhan.
- Meningkatkan Perencanaan Masa Depan, peserta diajak membuka wawasan agar mampu mengembangkan potensi sehingga dapat mengembangkan potensi diri, merencanakan karier, dan melanjutkan pendidikan setinggi mungkin.
- Mewujudkan Keluarga Sakinah, Membekali pemahaman tentang membangun rumah tangga yang sakinah, mawaddah, warahmah, serta memahami kesehatan ibu dan anak (mencegah stunting).
Diakhir kegiatan alung berpesan “materi yang didapatkan dari program BRUS KUA SS3 agar dijadikan bekal bagi generasi muda dalam menghadapi tantang zaman dimasa yang akan datang”. Tutup Alung.