KUA Sidikalang Perkuat Literasi Baca Al-Qur'an Melalui Tahsin dan Tajwid
Daerah

KUA Sidikalang Perkuat Literasi Baca Al-Qur'an Melalui Tahsin dan Tajwid

  04 Dec 2025 |   35 |   Penulis : Humas Cabang APRI Dairi |   Publisher : Biro Humas APRI Sumatera Utara

Sidikalang, (Humas). Kantor Urusan Agama (KUA) Sidikalang menunjukkan komitmennya yang teguh dalam meningkatkan literasi baca Al-Qur'an di kalangan masyarakat, khususnya generasi muda. Upaya ini diwujudkan melalui penyelenggaraan program Tahsin Al-Qur'an dan Tajwid yang intensif. Kegiatan ini diselenggarakan di Masjid Jabal Nur Sidiangkat pada hari Selasa (02/12), menarik perhatian para orang tua dan anak-anak di lingkungan sekitar.

Program literasi ini bukan sekadar kelas mengaji biasa, melainkan sebuah inisiatif yang dirancang khusus untuk memastikan anak-anak mampu membaca Al-Qur'an dengan baik dan benar sesuai kaidah ilmu tajwid. Pentingnya tajwid ditekankan sebagai kunci untuk menghindari kesalahan fatal dalam pembacaan, yang dapat mengubah makna ayat suci. KUA Sidikalang percaya bahwa penguasaan dasar ini adalah fondasi bagi pemahaman agama yang lebih mendalam.

Sebuah tim pengajar yang kompeten telah disiapkan untuk membimbing peserta. Tim ini terdiri dari Penyuluh Agama Islam Fungsional, Ernidawati Siregar, S.Ag, yang memegang peran sentral dalam penyampaian materi. Kehadiran beliau didukung penuh oleh Penghulu, M. Hisyam, serta staf KUA, Nurul Ella Pratiwi Padang, yang turut menyumbangkan keahlian mereka.

Untuk melengkapi tim pengajar, Dian Mahardika, seorang Penyuluh Agama Islam Honorer, juga aktif terlibat. Kolaborasi antara pejabat fungsional dan honorer ini menunjukkan kesatuan visi seluruh elemen KUA Sidikalang untuk menyukseskan program pendidikan keagamaan ini. Mereka berkomitmen memberikan bimbingan personal dan memastikan setiap anak mendapatkan perhatian yang memadai.

Materi yang disampaikan secara khusus ditujukan kepada anak-anak yang berusia antara 8 hingga 14 tahun. Kelompok usia ini dipilih karena dianggap sebagai fase emas (golden generation), masa terbaik di mana daya tangkap dan kemampuan menghafal anak berada di puncaknya. Membekali mereka dengan kemampuan membaca Al-Qur'an sejak dini adalah investasi jangka panjang untuk masa depan bangsa yang berakhlak mulia.

Kegiatan Tahsin dan Tajwid ini juga merupakan bagian integral dari penguatan literasi baca tulis Al-Qur'an yang selama ini gencar digaungkan oleh Kementerian Agama. Dengan fokus pada aspek teknis membaca dan pelafalan, KUA Sidikalang berharap dapat mencetak generasi yang tidak hanya lancar membaca, tetapi juga memiliki kecintaan terhadap kitab suci.

Para peserta, yang didominasi oleh anak-anak sekolah dasar dan menengah pertama, tampak antusias dan bersemangat mengikuti setiap sesi. Metode pengajaran yang interaktif dan menyenangkan yang diterapkan oleh tim pengajar membuat proses belajar menjadi tidak membosankan. Hal ini menunjukkan bahwa pendekatan yang tepat sangat efektif dalam menarik minat anak-anak terhadap pelajaran agama.

Dengan terus digalakkannya program semacam ini secara berkala, KUA Sidikalang berharap tingkat literasi Al-Qur'an di Kabupaten Dairi akan terus meningkat secara signifikan. Program ini diharapkan menjadi pilot project yang menginspirasi lembaga lain untuk bergerak aktif dalam mencerdaskan kehidupan beragama masyarakat, dimulai dari penguatan pondasi bacaan yang benar. (MHS)

Bagikan Artikel Ini

Infografis