KUA Sidikalang Perangi Buta Aksara Al-Qur'an, Hadirkan Tahsin Inklusif di Masjid Jabal Nur
Daerah

KUA Sidikalang Perangi Buta Aksara Al-Qur'an, Hadirkan Tahsin Inklusif di Masjid Jabal Nur

  04 Dec 2025 |   23 |   Penulis : Humas Cabang APRI Dairi |   Publisher : Biro Humas APRI Sumatera Utara

Sidikalang, (Humas). Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Sidikalang menunjukkan komitmen kuatnya dalam meningkatkan literasi keagamaan masyarakat. Melalui Kepala KUA, Penyuluh Agama Islam, dan Penata Layanan Operasional (PLO), KUA Sidikalang menginisiasi kegiatan Tahsin Al-Qur'an yang rutin dilaksanakan di Masjid Jabal Nur, Desa Sidiangkat, pada Senin, (01/12).

Kegiatan Tahsin ini bukan sekadar rutinitas, tetapi merupakan gerakan terpadu KUA untuk secara efektif memberantas buta aksara Al-Qur'an di kalangan anak-anak dan remaja. Jajaran KUA hadir langsung untuk memberikan bimbingan dan memastikan kualitas pengajaran yang diberikan sesuai dengan kaidah ilmu tajwid yang benar.

Kepala KUA Sidikalang, H. Abdul Yajid Lingga, S.Ag., MM, dalam sambutannya di hadapan para peserta dan orang tua, menegaskan bahwa kegiatan Tahsin ini dirancang sebagai sebuah wadah pendidikan yang inklusif. Tujuannya adalah memastikan setiap anak memiliki kemampuan membaca Al-Qur'an yang benar.

"Kami berkomitmen penuh agar anak-anak kita tidak hanya sekadar mengenal huruf hijaiyah, tapi juga mampu membaca Al-Qur'an dengan benar, fasih, dan sesuai dengan ilmu tajwidnya. Tahsin ini adalah fondasi yang wajib kita tanamkan," ujar H. Abdul Yajid Lingga, menekankan pentingnya kualitas dalam membaca kitab suci.

Peran Penyuluh Agama Islam dan PLO sangat vital dalam pelaksanaan program ini. Mereka bertugas sebagai tenaga pengajar yang kompeten, memastikan metode pembelajaran mudah dipahami, serta menciptakan suasana belajar yang nyaman dan memotivasi bagi anak-anak peserta Tahsin.

Masjid Jabal Nur dipilih menjadi pusat kegiatan ini dengan harapan dapat mengembalikan fungsi masjid sebagai pusat pendidikan dan pembinaan umat, khususnya dalam hal keagamaan. Keterlibatan aktif pihak masjid dan tokoh masyarakat setempat turut memperkuat daya dukung program ini di tengah lingkungan sosial.

Kegiatan Tahsin Al-Qur'an ini diharapkan menjadi solusi berkelanjutan dalam mencetak generasi muda yang memiliki kecintaan terhadap Al-Qur'an. Ini juga merupakan upaya KUA dalam mendukung program Pemerintah Kabupaten Dairi dalam pembangunan mental dan spiritual warganya.

KUA Sidikalang bertekad menjadikan Tahsin Al-Qur'an di Jabal Nur sebagai pilot project yang dapat direplikasi di masjid-masjid lain di seluruh kecamatan. Harapannya, komitmen bersama antara KUA dan masyarakat ini mampu melahirkan Qari dan Qari'ah yang berkualitas serta menumbuhkan akhlak mulia sejak dini. (MHS)

Bagikan Artikel Ini

Infografis