KUA Sidikalang Laksanakan PEMAKE: Program Pelatihan Fardu Kifayah Berbasis Kearifan Lokal
Daerah

KUA Sidikalang Laksanakan PEMAKE: Program Pelatihan Fardu Kifayah Berbasis Kearifan Lokal

  16 Nov 2025 |   73 |   Penulis : Humas Cabang APRI Dairi |   Publisher : Biro Humas APRI Sumatera Utara

Sidikalang, (Humas). Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Sidikalang menegaskan komitmennya dalam memperkuat pemahaman keagamaan masyarakat dengan melaksanakan program pelatihan terpadu fardu kifayah yang bertajuk "PEMAKE" (Pelatihan Melaksanakan Fardhu Kifayah). Kegiatan ini diselenggarakan pada Ahad, (16/11), bertempat di Masjid Umuri, Desa Bintang Hulu, Sidikalang. Inisiatif yang mengadopsi kearifan lokal Pakpak ini bertujuan untuk memberikan bekal pengetahuan praktis dan teoretis mengenai tata cara pengurusan jenazah sesuai syariat Islam.

Program "PEMAKE" merupakan akronim dari bahasa Pakpak yang mengandung makna filosofis untuk selalu siap siaga mengingat kematian adalah keniscayaan. Pelatihan ini digalakkan oleh jajaran KUA Kecamatan Sidikalang di bawah kepemimpinan Kepala KUA, H. Abdul Yajid Lingga, S.Ag., MM. Program ini dirancang bukan hanya untuk petugas jenazah atau bilal mayit terpilih, tetapi juga untuk seluruh jamaah, mengingat pentingnya kemampuan fardu kifayah bagi setiap keluarga Muslim.

Pelaksanaan kegiatan pada Ahad tersebut dihadiri oleh dua kelompok jamaah masjid utama. Peserta pelatihan terdiri dari Jamaah Masjid Umuri, selaku tuan rumah, dan Jamaah Masjid Al Mukminin Panji Sibura-Bura, yang hadir sebagai undangan. Pemilihan Masjid Umuri di Bintang Hulu menjadi lokasi kegiatan kali ini menunjukkan upaya KUA Sidikalang untuk menjangkau masyarakat hingga ke tingkat desa.

Kegiatan pelatihan fardu kifayah ini direncanakan untuk dilaksanakan secara kontinu dan berkesinambungan. KUA Sidikalang memiliki target untuk menyasar seluruh jamaah dan bilal mayit di berbagai masjid yang tersebar di wilayah Kecamatan Sidikalang. Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa setiap lingkungan memiliki individu yang cakap dan terampil dalam melaksanakan kewajiban kolektif pengurusan jenazah.

Acara pelatihan dibuka secara resmi oleh Kepala KUA Sidikalang, yang pada kesempatan tersebut diwakilkan oleh Penyuluh Agama Islam Fungsional, Ernidawati Siregar, S.Ag. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi atas antusiasme peserta dan menekankan urgensi dari penguasaan ilmu fardu kifayah sebagai bagian integral dari keimanan seorang Muslim.

Giat "PEMAKE" kali ini turut dihadiri dan didampingi langsung oleh jajaran KUA Kecamatan Sidikalang. Selain Ka KUA H. Abdul Yajid Lingga, S.Ag., MM. yang memimpin jalannya program, turut hadir pula Ernidawati Siregar, S.Ag. sebagai pendamping, Penghulu KUA Muhammad Hisyamsyah Dani, S.H., M.H, serta tim penata layanan operasional (PLO) yang terdiri dari Razna Farita, S.Pd.I, Nurul Ella Pratiwi Padang, S.Pd, dan Rafidah Kudadiri, S.Pd.

Inti dari pelatihan ini adalah sesi penyampaian materi komprehensif mengenai tata cara fardu kifayah, mulai dari memandikan, mengkafani, menyalatkan, hingga menguburkan jenazah. Materi disampaikan oleh Penyuluh Agama Islam PPPK, Husni Tamrin Rambe, S.Ag., yang piawai dalam memaparkan hukum dan praktik pengurusan jenazah dengan bahasa yang mudah dipahami. Sementara itu, peran sebagai pembawa acara diisi oleh Penyuluh PPPK, Sawal Dabutar, S.Sos.I. 



Program "PEMAKE" ini secara spesifik bertujuan untuk memberikan pemahaman menyeluruh kepada masyarakat. Penekanan diberikan bahwa pengetahuan pengurusan jenazah bukan hanya tugas khusus bilal mayit. KUA Sidikalang memandang bahwa setiap jemaah perlu memiliki bekal ini, karena urusan pengurusan jenazah merupakan kebutuhan mendasar yang bisa terjadi kapan saja dalam lingkaran keluarga.

Respons dan antusiasme yang ditunjukkan oleh para jemaah dalam mengikuti pelatihan ini sangat luar biasa. Mereka aktif mendengarkan materi dan berinteraksi dalam sesi tanya jawab, menunjukkan tingginya kesadaran masyarakat Sidikalang terhadap pentingnya penguasaan ilmu ini. Semangat belajar yang ditunjukkan menjadi indikasi keberhasilan awal program "PEMAKE" ini.

Kesuksesan pelatihan di Masjid Umuri dan Al Mukminin ini menjadi pijakan bagi KUA Sidikalang untuk terus melanjutkan program "PEMAKE" ke masjid-masjid dan kelompok jamaah lainnya. Diharapkan melalui pelatihan yang berbasis kearifan lokal ini, kesiapan umat Islam di Sidikalang dalam melaksanakan fardu kifayah semakin meningkat, sehingga setiap jenazah Muslim dapat memperoleh hak dan perlakuan terakhir sesuai tuntunan syariat. (MHS/SD)

Bagikan Artikel Ini

Infografis