KUA Sidikalang Gandeng MT Muhajirin Susun Program Ramadan, Fokus pada Peningkatan Kualitas Ibadah
Daerah

KUA Sidikalang Gandeng MT Muhajirin Susun Program Ramadan, Fokus pada Peningkatan Kualitas Ibadah

  09 Feb 2026 |   10 |   Penulis : Humas Cabang APRI Dairi |   Publisher : Biro Humas APRI Sumatera Utara

Sidikalang, (Humas). Menyongsong datangnya bulan suci Ramadan tahun 2026, Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Sidikalang mulai bergerak cepat melakukan persiapan. Langkah awal ini diwujudkan melalui koordinasi strategis bersama Majelis Taklim (MT) Muhajirin Kalang Simbara. Kolaborasi ini bertujuan untuk memastikan rangkaian kegiatan keagamaan selama bulan puasa dapat berjalan lebih terstruktur dan memberikan dampak spiritual yang mendalam bagi masyarakat.

Pertemuan penting terkait diskusi penyusunan program Ramadan tersebut dilaksanakan di wilayah Kalang Simbara pada Jumat (06/02). Kehadiran jajaran KUA di tengah pengurus majelis taklim ini menunjukkan komitmen sinergi antara pemerintah dan lembaga dakwah akar rumput. Suasana diskusi berlangsung hangat, di mana berbagai rencana kegiatan mulai dari pengajian rutin hingga bakti sosial dibahas secara mendalam.

Kepala KUA Sidikalang, H. Abdul Yajid Lingga, S.Ag., MM., memimpin langsung jalannya diskusi tersebut. Dalam arahannya, beliau menekankan bahwa esensi dari program Ramadan tahun ini bukan sekadar mengejar ramainya partisipan atau banyaknya jumlah kegiatan secara seremonial. Beliau mengajak seluruh pengurus untuk menanamkan niat yang tulus dalam menghidupkan syiar Islam di lingkungan Sidikalang.

Secara khusus, Abdul Yajid menggarisbawahi pentingnya peningkatan kualitas ibadah dibandingkan sekadar kuantitas. Beliau berpesan agar setiap program yang disusun mampu menyentuh sisi batiniah umat, sehingga Ramadan tidak hanya berlalu sebagai rutinitas tahunan tanpa perubahan karakter yang signifikan. "Kita ingin ibadah yang dijalankan masyarakat benar-benar berkualitas, bukan hanya mengejar angka atau statistik," tegasnya.

Pihak MT Muhajirin Kalang Simbara menyambut positif arahan tersebut dengan mengusulkan berbagai inovasi dakwah yang lebih interaktif. Diskusi ini juga membahas teknis pelaksanaan tadarus Al-Qur'an, pengelolaan zakat, hingga jadwal imam dan penceramah yang akan bertugas. Fokus utamanya adalah menciptakan kenyamanan bagi jamaah agar dapat menjalankan ibadah dengan khusyuk dan tertib. 



Langkah KUA Sidikalang yang menggandeng Majelis Taklim ini dinilai sebagai upaya jemput bola yang sangat efektif. Dengan melibatkan tokoh masyarakat dan ibu-ibu pengajian, program yang disusun diharapkan lebih relevan dengan kebutuhan warga lokal. Hal ini juga menjadi bagian dari upaya KUA dalam memberikan pembinaan mental dan spiritual secara berkelanjutan di wilayah kerjanya.

Seiring dengan hasil diskusi pada Jumat siang tersebut, KUA Sidikalang berkomitmen untuk memberikan pendampingan penuh bagi MT Muhajirin selama pelaksanaan program nantinya. Sinergi ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi desa atau kelurahan lain di Kecamatan Sidikalang dalam mempersiapkan diri menyambut bulan seribu bulan dengan penuh kesiapan fisik maupun mental.

Pertemuan ditutup dengan kesepakatan jadwal tindak lanjut untuk pemantapan program. Dengan persiapan yang matang sejak awal Februari ini, KUA Sidikalang optimis bahwa Ramadan 2026 akan menjadi momentum transformasi bagi umat Muslim di Kalang Simbara untuk mencapai derajat ketakwaan yang lebih tinggi melalui ibadah-ibadah yang berkualitas. (MHS)

Bagikan Artikel Ini

Infografis