KUA Sidikalang Ajak Jamaah Masjid Lama Pionir Penggerak SDM Kualitas Umat Islam
Daerah

KUA Sidikalang Ajak Jamaah Masjid Lama Pionir Penggerak SDM Kualitas Umat Islam

  09 Feb 2026 |   10 |   Penulis : Humas Cabang APRI Dairi |   Publisher : Biro Humas APRI Sumatera Utara

Sidikalang, (Humas). Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Sidikalang mengajak seluruh jamaah Masjid Lama untuk senantiasa mengambil peran aktif dalam setiap derap langkah pengembangan umat Islam di wilayah Sidikalang. Ajakan ini menjadi poin utama dalam kegiatan keagamaan yang berlangsung khidmat di masjid bersejarah tersebut pada Ahad pagi (08/02).

Pesan tersebut disampaikan oleh Kepala KUA Sidikalang melalui Penghulu KUA, Muhammad Hisyamsyah Dani, S.H., yang hadir mewakili pimpinan. Di hadapan ratusan jamaah yang memadati ruang utama masjid, ia menekankan bahwa keberadaan Masjid Lama bukan sekadar simbol sejarah, melainkan pusat pergerakan ekonomi, sosial, dan pendidikan bagi masyarakat muslim sekitar.

Dalam arahannya, Hisyamsyah Dani menegaskan pentingnya kontribusi nyata dari setiap individu jamaah tanpa memandang latar belakang profesi. Beliau menyebutkan bahwa tantangan zaman yang semakin kompleks menuntut umat Islam di Sidikalang untuk lebih solid dan tidak pasif dalam menghadapi dinamika sosial, terutama dalam memperkuat ukhuwah islamiyah.

"Kami berharap jamaah tidak hanya menjadi pengunjung masjid, tetapi menjadi penggerak. Kontribusi sekecil apa pun, baik pikiran, tenaga, maupun materi, akan sangat berarti bagi pengembangan kualitas sumber daya manusia umat Islam di Sidikalang ini," ujar Hisyamsyah Dani dalam sambutannya yang disambut antusias oleh para tokoh masyarakat.

Momen ini terasa kian istimewa karena dilaksanakan dalam rangka memperingati Isra Miraj Nabi Muhammad SAW 1447 H. Melalui refleksi perjalanan Rasulullah tersebut, jamaah diajak untuk melakukan transformasi diri menuju arah yang lebih baik, sekaligus sebagai sarana persiapan spiritual dalam menyambut bulan suci Ramadan yang sudah di ambang pintu.

Sebagai bentuk aksi nyata dari kepedulian sosial, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan penyaluran santunan. Panitia bersama pihak KUA menyerahkan sejumlah paket sembako kepada para kaum duafa dan anak yatim piatu. Hal ini dilakukan untuk meringankan beban ekonomi warga kurang mampu menjelang masuknya bulan puasa.

Wajah-wajah penuh haru terpancar saat prosesi penyerahan bantuan berlangsung. Aksi sosial ini menjadi bukti bahwa masjid memiliki fungsi sebagai lembaga filantropi yang mampu menjawab persoalan kemiskinan di lingkungan sekitar, sejalan dengan pesan kemanusiaan yang dibawa oleh peristiwa Isra Miraj. Acara yang berlangsung hingga menjelang siang ini ditutup dengan doa bersama untuk keberkahan Kota Sidikalang. Dengan adanya dorongan dari KUA ini, diharapkan jamaah Masjid Lama semakin termotivasi untuk menjadikan masjid sebagai basis utama dalam menciptakan kemaslahatan umat yang lebih luas dan berkelanjutan. (MHS/RAZ/SSF)

Bagikan Artikel Ini

Infografis