Daerah

KUA Seputih Surabaya Dukung Pelaksanaan LATAHZAN
28 Nov 2025 | 60 | Penulis : PC APRI LAMPUNG TENGAH | Publisher : Biro Humas APRI Lampung
Lampung Tengah, APRI (Humas) — Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lampung Tengah melalui Seksi Bimas Islam kembali menghadirkan pelayanan langsung kepada masyarakat melalui kegiatan Silaturrahmi Jumat Melayani Umat yang dirangkaikan dengan program Layanan Tata Administrasi Kemasjidan (LATAHZAN). Agenda ini dilaksanakan di Masjid Nurul Iman, Kampung Gaya Baru III, Kecamatan Seputih Surabaya, Jumat (28/11/2025).
Kegiatan ini diikuti oleh berbagai unsur keagamaan dan pemerintahan, di antaranya Kasi Kesra Kecamatan Seputih Surabaya, Kepala KUA Seputih Surabaya Joko Suyono, M.H.I., Penyuluh Agama Islam, pengurus MWC NU, Muhammadiyah, LDII, Badan Kemakmuran Masjid, serta pengurus takmir masjid dan majelis taklim se-Kecamatan Seputih Surabaya.
Dalam kegiatan ini, Ahmat Tajudin selaku Kasi Bimas Islam menyampaikan sejumlah isu strategis yang menjadi fokus pembinaan. Beberapa di antaranya meliputi penguatan manajemen masjid ramah anak, tata cara pendirian rumah ibadah, validasi dan penerbitan ID Masjid dan Mushalla, pengajuan izin operasional majelis taklim, serta layanan konsultasi syariah.
Sebagai wujud implementasi layanan, dilakukan pula penyerahan secara simbolis berupa 10 ID Masjid, 1 E-AIW (Akta Ikrar Wakaf Elektronik), serta 10 Sertifikat Halal kepada perwakilan masyarakat dan lembaga.
Program ini mendapatkan respon positif dari masyarakat. Para pengurus masjid, mushalla, dan majelis taklim menyampaikan apresiasi karena merasa terbantu dalam memahami prosedur administrasi keagamaan yang selama ini dirasa masih belum seragam di tingkat pelaksana.
Melalui kegiatan LATAHZAN, Kemenag Lampung Tengah berharap tata kelola layanan keagamaan di tingkat desa dan kecamatan semakin tertib, akuntabel, dan terintegrasi dengan sistem digital Kementerian Agama.
“Program ini bukan hanya pendampingan, tetapi bagian dari ikhtiar bersama agar layanan keagamaan semakin mudah diakses, tertata, dan sesuai regulasi. Semoga ke depan semakin banyak masjid dan mushalla yang memiliki administrasi lengkap dan standar pelayanan yang lebih baik,” ujarnya.
Dengan pelaksanaan kegiatan ini, Kementerian Agama Lampung Tengah menegaskan komitmennya untuk menghadirkan layanan keagamaan yang responsif, dekat dengan umat, serta berbasis data dan regulasi yang jelas.(Jufri)