KUA Sei Kepayang Hadiri Bimtek Pencegahan dan Penyelesaian Kerukunan Umat Beragama
Daerah

KUA Sei Kepayang Hadiri Bimtek Pencegahan dan Penyelesaian Kerukunan Umat Beragama

  09 Dec 2025 |   28 |   Penulis : Humas Cabang APRI Asahan |   Publisher : Biro Humas APRI Sumatera Utara

Sei Kepayang, (Humas). Dalam rangka memperkuat moderasi beragama dan meningkatkan kapasitas aparatur dalam menjaga keharmonisan masyarakat, Kantor Urusan Agama (KUA) Sei Kepayang menghadiri Bimbingan Teknis (Bimtek) Pencegahan dan Penyelesaian Permasalahan Kerukunan Umat Beragama. Pada, Selasa (09/12).

Dalam sambutannya, Ketua Bidang yaitu Drs. Damhan Nuri menekankan pentingnya membangun komunikasi yang sehat antarpemeluk agama. “Kerukunan bukan hanya tugas pemerintah dan FKUB, tetapi tanggung jawab kita bersama. Melalui bimtek ini, kita berharap seluruh unsur dapat lebih sensitif terhadap potensi gesekan serta mampu mengambil langkah preventif sebelum konflik muncul,” ujarnya.

Sementara itu, Khairuddin S.Ag mengingatkan pentingnya kolaborasi dalam menciptakan kedamaian di tengah keberagaman. “Asahan adalah daerah yang masyarakatnya plural. Kerja sama lintas agama menjadi pondasi utama agar harmoni tetap terjaga. FKUB sangat mengapresiasi kehadiran KUA dan seluruh penyuluh yang selama ini aktif di lapangan,” ungkapnya.

Dari KUA Sei Kepayang, hadir Penyuluh Agama Islam, di antaranya, Muhammad Abduh Imam Abu Hanafi, S.H, Alfan Alfariz, S.H. Keduanya mengikuti materi terkait identifikasi potensi konflik, pendekatan mediasi, serta penguatan peran penyuluh dalam meredam isu sensitif yang berkembang di masyarakat.

Muhammad Abduh Imam Abu Hanafi S.H menyampaikan bahwa materi yang diberikan sangat relevan dengan kondisi lapangan. “Penyuluh sering berada di tengah masyarakat. Dengan pemahaman baru ini, kami lebih siap melakukan pendekatan persuasif dan edukatif kepada warga,” katanya.

Kepala KUA Sei Kepayang, H. Taufik Hidayat Simanjuntak S.Fil, I menegaskan bahwa keikutsertaan KUA dalam bimtek ini merupakan bentuk komitmen dalam menjaga kondusivitas wilayah. “KUA tidak hanya mengurus administrasi keagamaan, tetapi juga menjadi mitra strategis dalam menjaga harmoni antarumat beragama. Bimtek ini memperkaya wawasan kami dalam pencegahan konflik sejak dini,” tegasnya.

Ia juga berharap seluruh peserta dapat mengimplementasikan ilmu yang diperoleh dalam pelayanan masyarakat. “Kami bertekad untuk terus hadir sebagai garda terdepan dalam memfasilitasi dialog, mediasi, serta pembinaan umat demi terwujudnya kerukunan yang berkelanjutan,” tambahnya.

Melalui kegiatan ini, sinergi antara FKUB, KUA, penyuluh agama, dan para tokoh masyarakat diharapkan semakin kuat dalam menjaga keharmonisan dan toleransi antarumat beragama di Kabupaten Asahan.(SHH)

Bagikan Artikel Ini

Infografis