KUA Rimba Melintang Layani Akad Nikah di Hari Libur, Hormati Tradisi “Hari Baik” Masyarakat
Daerah

KUA Rimba Melintang Layani Akad Nikah di Hari Libur, Hormati Tradisi “Hari Baik” Masyarakat

  02 Apr 2026 |   5 |   Penulis : Biro Humas APRI Riau |   Publisher : Biro Humas APRI Riau

Rokan Hilir (Kemenag) – Komitmen pelayanan kepada masyarakat kembali ditunjukkan oleh Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Rimba Melintang Minggu (29/03/2026). Meski bertepatan dengan hari libur, petugas KUA tetap turun langsung ke lapangan untuk melaksanakan pelayanan akad nikah, guna mengakomodasi kepercayaan masyarakat terhadap penentuan “hari baik”.

Bagi masyarakat Melayu dan warga lokal di Rimba Melintang, penentuan tanggal pernikahan bukan sekadar persoalan administratif. Lebih dari itu, pemilihan hari dan tanggal tertentu diyakini memiliki nilai sakral yang membawa keberkahan dan kebaikan bagi kehidupan rumah tangga pasangan pengantin.

Kepala KUA Rimba Melintang, H. Majemuk, menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen memberikan pelayanan yang fleksibel dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Menurutnya, KUA tidak hanya berperan sebagai lembaga administratif, tetapi juga harus mampu memahami nilai-nilai budaya yang hidup di tengah masyarakat.

“Kami memahami bahwa masyarakat kita masih sangat memegang teguh penghitungan hari baik. Jika keluarga sudah sepakat pada tanggal tertentu, meski itu hari Sabtu, Minggu, atau tanggal merah, kami tetap hadir untuk memberikan pelayanan,” ujar H. Majemuk.

Ia menambahkan bahwa pelayanan tanpa mengenal batas waktu ini merupakan bagian dari upaya KUA untuk memberikan kemudahan sekaligus memastikan bahwa proses pernikahan tetap berjalan sesuai ketentuan agama dan peraturan yang berlaku.

Langkah KUA Rimba Melintang tersebut mendapat apresiasi dari tokoh masyarakat setempat. Mereka menilai kehadiran petugas KUA di hari libur menjadi bukti nyata bahwa pemerintah hadir dan peka terhadap kearifan lokal serta adat istiadat yang masih dijunjung tinggi oleh masyarakat.

“Kami sangat menghargai kehadiran petugas KUA di hari libur. Ini menunjukkan bahwa pemerintah benar-benar memahami dan menghormati tradisi yang kami pegang,” ungkap salah seorang tokoh masyarakat.

Dengan semangat pelayanan yang inklusif dan adaptif ini, KUA Rimba Melintang berharap dapat terus mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat. Selain itu, upaya ini juga menjadi langkah konkret dalam menjaga kelestarian adat istiadat di tengah arus modernisasi yang terus berkembang. (Uus/Humas)

Bagikan Artikel Ini

Infografis