KUA Medan Denai Apresiasi Peran Klinik Nikah Medan dalam Kursus Pra Nikah
Daerah

KUA Medan Denai Apresiasi Peran Klinik Nikah Medan dalam Kursus Pra Nikah

  03 Nov 2025 |   74 |   Penulis : Humas Cabang APRI Kota Medan |   Publisher : Biro Humas APRI Sumatera Utara

Medan, (Humas). Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Medan Denai H. Yakhan Hulu, M.I.Kom memberikan apresiasi terhadap peran strategis Klinik Nikah Kota Medan yang selama satu dekade terakhir konsisten menyelenggarakan program kursus pra nikah berbasis nilai-nilai syariat Islam.

Apresiasi tersebut disampaikan saat menghadiri acara ulang tahun ke-10 Klinik Nikah Kota Medan yang digelar di Plaza Manhattan Square, Ahad (02/11). Dalam sambutannya, Kepala KUA Medan Denai, Yakhman Hulu, menegaskan bahwa upaya untuk mengedukasi dan mempersiapkan pasangan calon pengantin agar siap membangun rumah tangga yang sakinah tidak hanya menjadi tanggung jawab Kementerian Agama, tetapi juga menjadi tanggung jawab bersama seluruh pemangku kepentingan (stakeholder).

“Mempersiapkan pasangan calon pengantin agar memahami hak dan kewajibannya dalam perkawinan adalah bagian dari tanggung jawab moral kita semua. Kemenag tentu tidak bisa berjalan sendiri, peran lembaga seperti Klinik Nikah sangatlah penting dalam memperkuat pemahaman dan kesiapan calon pengantin,” ujar Yakhman Hulu.



Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa pembinaan pra nikah merupakan salah satu bentuk ikhtiar untuk menekan angka perceraian dan membangun keluarga yang tangguh secara mental, spiritual, dan sosial.

“Kursus pra nikah bukan hanya tentang pengetahuan administrasi atau hukum perkawinan, tetapi lebih kepada pembentukan karakter dan kesiapan lahir batin untuk menjalani kehidupan rumah tangga. Ketika pasangan memahami nilai-nilai agama dalam pernikahan, maka keluarga sakinah, mawaddah, warahmah dapat diwujudkan,” tambahnya.

Sementara itu, Pendiri Klinik Nikah Kota Medan, Andika Pratama, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas perjalanan panjang lembaga yang ia dirikan sejak November 2015. Selama sepuluh tahun, Klinik Nikah telah melahirkan 18 angkatan peserta dengan total alumni mencapai sekitar dua ribu orang.

“Perjalanan Klinik Nikah ini penuh liku dan tantangan, namun dengan keyakinan akan pertolongan Allah SWT, semua dapat dilalui. Kami terus berkomitmen memberikan edukasi yang terbaik bagi pasangan usia menikah agar siap menjalani kehidupan rumah tangga dengan landasan iman dan ilmu,” ungkap Andika.

Klinik Nikah Kota Medan dikenal dengan konsep pembelajaran yang unik dan bernuansa syar’i, di mana peserta laki-laki dan perempuan ditempatkan di ruangan terpisah. Selain itu, materi yang disampaikan pun sangat komprehensif, melibatkan narasumber berwawasan luas dari berbagai latar belakang keilmuan seperti fikih munakahat, psikologi keluarga, dan komunikasi suami istri.

Di akhir sambutannya, Yakhman Hulu menyampaikan harapannya agar Klinik Nikah terus berkembang dan menjadi mitra strategis Kementerian Agama dalam mencetak generasi keluarga yang kuat dan harmonis.

“Kami berharap sinergi antara Kementerian Agama dan Klinik Nikah semakin erat ke depan. Melalui kegiatan seperti ini, kita bersama-sama menyiapkan generasi keluarga muslim yang tidak hanya sah secara hukum, tetapi juga kokoh secara spiritual dan sosial,” tutupnya. (MHS/YH)

Bagikan Artikel Ini

Infografis