KUA Marpoyan Damai Sambut Kunjungan Kabid Urais Kanwil Kemenag Riau kegiatanPembinaan Rasdul Qiblat
Daerah

KUA Marpoyan Damai Sambut Kunjungan Kabid Urais Kanwil Kemenag Riau kegiatanPembinaan Rasdul Qiblat

  15 Jul 2026 |   20 |   Penulis : Biro Humas APRI Riau |   Publisher : Biro Humas APRI Riau

Pekanbaru (Humas) Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Marpoyan Damai menyambut hangat kunjungan Kepala Bidang Urais Kanwil Kementerian Agama Provinsi Riau, Fakhri,  beserta Ketua Tim Kemasjidan Khairunnas, pada Rabu, 15 Juli 2026. 

Kunjungan ini dilaksanakan khusus untuk memberikan pembinaan teknis mengenai fenomena Rasdul Qiblat kepada seluruh jajaran KUA, meliputi Penghulu, Penyuluh Agama, staf KUA, serta mahasiswa magang dari UIN Sultan Syarif Kasim Riau.

 Kepala KUA Kecamatan Marpoyan Damai, Hasbirullah, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih yang mendalam atas kehadiran tim pembina dari Kanwil Kemenag Riau. Menurutnya, kunjungan babapk kabid menjadi penyemangat sekaligus penguatan bagi seluruh jajaran yang telah lebih dulu bergerak menyebarluaskan informasi Rasdul Qiblat di wilayah kerjanya.

 “Kami sangat berterima kasih atas perhatian dan kedatangan Bapak Kabid Urais beserta rombongan. Sebelumnya, kami sudah mulai melakukan sosialisasi terkait Rasdul Qiblat ke berbagai titik di Kecamatan Marpoyan Damai—mulai dari masjid, mushalla, perkantoran, hingga tempat tinggal warga—yang dilaksanakan oleh para Penghulu, Penyuluh Agama, hingga mahasiswa magang dari UIN Suska Riau ujar Hasbirullah.

 Dalam arahannya, Muhammad Fakhri, menjelaskan secara mendasar mengenai fenomena Rasdul Qiblat: sebuah peristiwa astronomis di mana posisi matahari melintas tepat di atas Ka'bah. Peristiwa ini menjadi momen istimewa karena dapat dimanfaatkan untuk mengukur dan memastikan arah kiblat secara akurat tanpa memerlukan alat ukur khusus. Kegiatan ini pun merupakan bagian dari Gerakan Nasional untuk mengukur Arah Kiblat bahkan puluhan ribu titik di seluruh Indonesia.

 “Kami berharap para Penghulu dan Penyuluh Agama terus aktif menyebarluaskan informasi ini kepada masyarakat luas, agar setiap rumah ibadah maupun tempat tinggal warga dapat memiliki arah kiblat yang tepat. Hal ini bukan sekadar urusan teknis, melainkan bagian dari dakwah dan amal jariyah yang pahalanya akan terus mengalir bagi kita semua,” tegasnya.

 Ketua Tim Kemasjidan, Khairunnas, Melalui tampilan visual proyektor, ia menjelaskan langkah demi langkah cara mengukur arah kiblat menggunakan momen Rasdul Qiblat, perbandingan posisi matahari terbenam di ufuk barat dengan lintasan tepat di atas Ka'bah, hingga rincian tanggal dan waktu kejadian yang berlaku untuk wilayah masing-masing.

 Pembinaan ditutup dengan sesi foto bersama sebagai tanda kenang dan bukti kebersamaan.


Bagikan Artikel Ini

Infografis