KUA Marga Tiga Kampanye Stop Bullying di SDN 3
Daerah

KUA Marga Tiga Kampanye Stop Bullying di SDN 3

  07 Aug 2025 |   46 |   Penulis : PC APRI Lampung Timur |   Publisher : Biro Humas APRI Lampung

LAMPUNG TIMUR (Humas), 7 Agustus 2025 — Dalam upaya membentuk karakter siswa yang berakhlak mulia dan bebas dari kekerasan verbal maupun fisik, Kantor Urusan Agama (KUA) Marga Tiga bekerja sama dengan Koordinator Wilayah (Korwil) Pendidikan Kecamatan Marga Tiga menggelar kegiatan pembinaan bertema "Stop Bullying" di SDN 3 Tanjung Harapan.

Kegiatan yang dipusatkan di Aula sekolah tersebut menyasar siswa kelas V dan VI yang hadir dengan penuh semangat. Para peserta diajak memahami bahaya perundungan melalui pendekatan yang komunikatif dan interaktif oleh para narasumber dari Penyuluh Agama Islam KUA Marga Tiga, yaitu H. Sugeng Riyadi, S.Ag., M.H., Ahmad Nursalim, S.H.I., dan Nurmala Hayati, S.Pd.I.

Dalam pemaparannya, narasumber menekankan pentingnya membangun budaya saling menghormati dan empati antarsesama siswa agar tercipta lingkungan belajar yang aman, ramah, dan menyenangkan.

Turut serta dalam kegiatan ini mahasiswa Praktik Kerja Lapangan (PKL) dari Universitas Muhammadiyah Metro yang tidak hanya mendampingi jalannya acara, tetapi juga membaur bersama siswa dalam berbagai permainan edukatif yang membangun semangat kebersamaan.

Kepala SDN 3 Tanjung Harapan, Rini Puriyanti, S.Pd., menyampaikan bahwa mencegah bullying bukan hanya tugas sekolah, melainkan tanggung jawab semua pihak. “Anak-anak perlu ditanamkan nilai empati dan akhlak yang baik sejak dini. Lingkungan belajar harus menjadi tempat yang aman dan mendidik,” tegasnya.

Senada dengan itu, Sudarman, S.Pd., selaku perwakilan dewan guru mengapresiasi sinergi lintas lembaga dalam mendidik siswa. Ia berharap kegiatan semacam ini terus dilaksanakan secara berkelanjutan untuk memperkuat karakter siswa yang santun dan peduli terhadap sesama.

Kegiatan berlangsung lancar dan penuh antusiasme hingga akhir acara. Diharapkan, program ini menjadi langkah konkret dalam menekan kasus perundungan sekaligus mengokohkan nilai-nilai kemanusiaan di lingkungan sekolah. (IG)

---
Penulis: H. Kas
Editor: Szp


Bagikan Artikel Ini

Infografis