Daerah

KUA Barumun Gelar Bimbingan Perkawinan bagi calon pengantin Pasca Idul Fitri 1447 H
27 Mar 2026 | 6 | Penulis : Biro Humas APRI Sumatera Utara | Publisher : Biro Humas APRI Sumatera Utara
Barumun (Humas) Pasca hari raya Idul Fitri selalu menjadi ajang keberkahan bagi para calon pengantin untuk pelaksanaan prosesi peristiwa pernikahannya, sehingga dalam rangka membekali para calon pengantin dengan pengetahuan dan kesiapan membangun rumah tangga yang harmonis, Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Barumun menggelar Bimbingan Perkawinan (Bimwin) bagi 10 (sepuluh) pasang calon pengantin, Kamis (26/03/2026).
Kegiatan ini dilaksanakan setiap hari Selasa dan hari kamis dengan 3 orang pemateri masing2 1 jam pelajaran (JP) di Kantor KUA Kecamatan Barumun bekerjasama dengan perwakilan PLKB setempat, Kepala KUA dalam arahannya menyampaikan " bahwa kegiatan ini akan terus digelar secara rutin setiap minggunya bagi setiap calon pengantin yang telah terdaftar permohonan kehendak nikahnya di KUA manapun sebelum melaksanakan akad nikah. “Harapan kami, setiap pasangan yang menikah dapat menjadi keluarga yang kuat dan berkualitas, serta menjadi contoh bagi masyarakat sekitarnya,” ujarnya.

Dalam kegiatan ini Binti Hajar Nasution (penyuluh agama Islam) selaku fasilitator menekankan pentingnya membangun rumah tangga dengan fondasi agama yang kuat, komunikasi yang baik, serta saling menghormati antar pasangan. “Pernikahan bukan sekadar acara seremonial, tapi awal perjalanan hidup bersama. Dibutuhkan ilmu, kesabaran, dan komitmen untuk mewujudkan keluarga yang sakinah, mawaddah, dan rahmah,” ungkapnya.
Irsyadur Rifai Hasibuan Selaku pemateri juga menyampaikan beberapa tips praktis dalam menghadapi konflik rumah tangga, peran suami istri dalam Islam, serta pentingnya menjaga keharmonisan keluarga dalam jangka panjang, "paparnya.
Kegiatan berlangsung interaktif, dengan para peserta aktif berdiskusi dan mengajukan pertanyaan serta tepuk sakinah menjadikan acara ini begitu akrab dan harmonis. Program Bimbingan Perkawinan ini merupakan bagian dari upaya Kementerian Agama dalam meningkatkan kesiapan mental, emosional, dan spiritual para calon pengantin agar mampu menghadapi dinamika kehidupan rumah tangga secara bijak dan islami.
terakhir, Ikhsan Kholil Hasibuan menyampaikan dengan terlaksananya bimbingan ini, diharapkan seluruh calon pengantin tidak hanya siap secara administratif, tapi juga siap secara ilmu dan spiritual, dalam membangun rumah tangga yang langgeng dan penuh keberkahan. "Pungkas Kholil.