KUA Lima Puluh Bekali 12 Pasang Catin Bentuk Generasi Berkualitas Lewat Bimwin
Daerah

KUA Lima Puluh Bekali 12 Pasang Catin Bentuk Generasi Berkualitas Lewat Bimwin

  15 Jul 2026 |   3 |   Penulis : Humas Cabang APRI Batubara |   Publisher : Biro Humas APRI Sumatera Utara

Lima Puluh, (Humas) – Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Lima Puluh kembali melaksanakan Bimbingan Perkawinan (Bimwin) bagi calon pengantin sebagai upaya membentuk keluarga yang harmonis, sakinah, mawaddah, wa rahmah pada Rabu 15 Juli 2026 di Balai Nikah KUA Kecamatan Lima Puluh  . Kegiatan ini diikuti oleh 12 pasang calon pengantin yang dijadwalkan melangsungkan akad nikah pada 16–22 Juli 2026 di wilayah kerja KUA Kecamatan Lima Puluh.

Penghulu KUA Kecamatan Lima Puluh Muhammad Syukri Panjaitan, SH menyampaikan bahwa Bimbingan Perkawinan merupakan program strategis Kementerian Agama yang bertujuan membekali calon pasangan suami istri dengan pengetahuan, keterampilan, dan sikap yang diperlukan dalam membangun kehidupan rumah tangga yang kokoh, bahagia, serta bertanggung jawab.

Dalam kegiatan tersebut, para peserta memperoleh materi dari empat narasumber yang kompeten di bidangnya yaitu, Bima Ariandi, S.Sos menyampaikan materi "Generasi Berkualitas". Ia menekankan bahwa keluarga merupakan sekolah pertama bagi anak. Oleh karena itu, calon pengantin harus mempersiapkan diri menjadi orang tua yang mampu menghadirkan lingkungan keluarga yang penuh kasih sayang, memberikan pendidikan karakter, memenuhi kebutuhan gizi, serta mendukung tumbuh kembang anak sehingga lahir generasi yang sehat, cerdas, berakhlak mulia, dan berdaya saing.

Selanjutnya, Hanafi Zain, SH., MH. membawakan materi "Dinamika Perkawinan". Ia menjelaskan bahwa kehidupan rumah tangga tidak selalu berjalan mulus, melainkan akan dihadapkan pada berbagai tantangan dan perbedaan. Oleh sebab itu, pasangan suami istri perlu membangun komunikasi yang baik, saling menghargai, mampu menyelesaikan konflik secara bijaksana, serta memahami hak dan kewajiban masing-masing agar rumah tangga tetap harmonis dan terhindar dari perceraian.

Materi "Kesehatan Reproduksi" disampaikan oleh Hj. Nirwanti Harahap, M.Kes. Dalam paparannya dijelaskan pentingnya menjaga kesehatan reproduksi sejak sebelum menikah, memahami perencanaan kehamilan, pemenuhan gizi keluarga, pencegahan penyakit, serta pentingnya pemeriksaan kesehatan sebagai ikhtiar melahirkan keluarga yang sehat dan berkualitas.

Sementara itu, H. Sofyan Siagian, S.Ag menyampaikan materi "Fiqh Keluarga". Ia menguraikan bahwa perkawinan dalam Islam merupakan akad yang suci (mitsaqan ghalizha) sehingga harus dijaga dengan penuh tanggung jawab. Materi ini membahas hak dan kewajiban suami istri, pentingnya musyawarah dalam keluarga, pendidikan agama dalam rumah tangga, serta penyelesaian persoalan keluarga berdasarkan nilai-nilai syariat Islam.Terutama menjauhkan diri dari Narkoba yang sudah sangat membahayakan terutama pasangan muda.

Melalui kegiatan Bimbingan Perkawinan ini, diharapkan seluruh calon pengantin memiliki kesiapan mental, spiritual, sosial, dan kesehatan sebelum memasuki kehidupan berumah tangga. Dengan bekal tersebut, pasangan diharapkan mampu membangun keluarga yang sakinah, mawaddah, wa rahmah serta melahirkan generasi yang berkualitas demi terwujudnya ketahanan keluarga dan kemajuan bangsa, dan acara ditutup dengan Penyerahan Sertifikat Binwin dan Buku Fondasi Keluarga Sakinah. (SS)

Bagikan Artikel Ini

Infografis