KUA Labuhan Maringgai Dorong Integrasi Nilai Agama dalam Pembangunan Daerah
Daerah

KUA Labuhan Maringgai Dorong Integrasi Nilai Agama dalam Pembangunan Daerah

  09 Oct 2025 |   144 |   Penulis : PC APRI Lampung Timur |   Publisher : Biro Humas APRI Lampung

Lampung Timur (Humas) — Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Labuhan Maringgai menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan daerah yang berlandaskan nilai keagamaan. Hal ini tampak melalui kehadiran Penyuluh Agama Islam, Chusin Asrori, S.H., dalam kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kecamatan Labuhan Maringgai pada Rabu (8/10/2025).

Acara yang digelar di aula kecamatan tersebut dihadiri oleh jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), para kepala desa, tokoh masyarakat, dan berbagai unsur instansi vertikal. Musrenbang ini menjadi momentum penting bagi seluruh elemen masyarakat dalam merumuskan arah pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.

Dalam kesempatan tersebut, Chusin Asrori mewakili Kementerian Agama menyampaikan sejumlah program strategis yang selaras dengan prioritas pembangunan nasional. Beberapa di antaranya meliputi:

1. Pelaksanaan Bimbingan Perkawinan (Bimwin) bagi calon pengantin sesuai PMA Nomor 30 Tahun 2025, sebagai langkah preventif menekan angka perceraian, stunting, dan kekerasan berbasis gender.

2. Program Gerakan Akselerasi Pencatatan Nikah (Gas Pencatatan) melalui kegiatan Isbat Nikah Terpadu hasil kerja sama antara Kementerian Agama, Pengadilan Agama, dan Pemerintah Daerah Lampung Timur.

3. Percepatan Pensertifikatan Tanah Tempat Ibadah dan Pendidikan, guna memberikan perlindungan hukum dan kepastian status aset keagamaan.

4. Fasilitasi Sertifikasi Halal bagi UMKM, sebagai upaya meningkatkan kualitas produk, daya saing, dan kepercayaan masyarakat.

“Kementerian Agama tidak hanya fokus pada urusan keagamaan, tetapi juga berkontribusi dalam pembangunan sosial dan ekonomi yang berkeadilan. Kolaborasi lintas sektor adalah kunci menuju kesejahteraan umat,” tegas Chusin Asrori dalam sambutannya.

Kehadiran perwakilan KUA dalam forum Musrenbang ini menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak hanya bertumpu pada aspek fisik dan ekonomi, tetapi juga harus berpijak pada nilai spiritual dan moral masyarakat.
Melalui sinergi antara Kementerian Agama dan pemerintah daerah, diharapkan arah pembangunan ke depan dapat semakin menyentuh dimensi keagamaan, sosial, dan kemanusiaan secara utuh. *Devi

Penulis: H. Kas
Editor: Szp 


Bagikan Artikel Ini

Infografis