Daerah
KUA Habinsaran Gelar BRUS di SMAN 1 Parsoburan: Edukasi Cegah Pernikahan Anak dan Bangun Karakter Remaja
28 Apr 2026 | 19 | Penulis : Humas Cabang APRI Toba | Publisher : Biro Humas APRI Sumatera Utara
Habinsaran, (Humas). Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Habinsaran menyelenggarakan kegiatan Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS). Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kepala KUA Habinsaran, Ikhsan Yakin Siregar, S.HI., didampingi para penghulu, Armansyah,S.H dan Muhammad Ilham Saragih, S.H, Kegiatan dilaksanakan, Selasa (28/04). Peserta kegiatan terdiri atas siswa kelas X dan XI serta didampingi oleh guru Agama Islam SMAN 1 Habinsaran Sariana Matondang,S.Pd .
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Kepala SMAN 1 Habinsaran di wakili Ibu Sariana Matondang ,S.Pd. guru Agama Islam SMAN 1 Habinsaran Beliau menyampaikan apresiasinya atas kolaborasi bersama KUA Habinsaran dalam membentuk karakter siswa.
Ia berharap kegiatan BRUS dapat dilaksanakan secara berkelanjutan, bahkan diperluas ke program lainnya, seperti pengentasan buta aksara Al-Qur'an .
Sesi pertama diisi Kepala Kantor Urusan Agama Kecamatan Habinsaran Ikhsan Yakin Siregar S.HI., dengan materi berjudul “Remaja yang sehat , Konsep Diri dan Membangun Jembatan Harapan.” Dalam pemaparannya, beliau menekankan pentingnya mengenali potensi dan karakter diri, serta menyusun tujuan hidup secara realistis sebagai bekal menghadapi masa depan.
Materi kedua disampaikan oleh Armansah,SH , penghulu fungsional , yang membahas “Tantangan dan Problematika Remaja Masa Kini.” Ia mengajak siswa memahami isu-isu pergaulan remaja, seperti tawuran dan seks bebas, serta pentingnya pengendalian emosi dan pendampingan spiritual. Kegiatan dilanjutkan dengan diskusi kelompok, di mana para siswa mendalami isu-isu tersebut dan mempresentasikan hasilnya secara aktif.
Sesi terakhir dibawakan oleh Muhammad Ilham Saragih,SH , dengan materi “Pencegahan Pernikahan Anak.” Beliau menjelaskan penyebab, dampak negatif, serta solusi untuk menghindari pernikahan di usia muda. Diskusi berjalan hangat, salah satunya saat seorang siswa bertanya tentang hak pendidikan bagi korban pernikahan anak. Narasumber menegaskan bahwa pernikahan harus direncanakan secara matang, bukan karena dorongan sesaat.
Kegiatan ini tidak hanya membekali siswa secara mental dan spiritual, tetapi juga membantu mereka mengenali potensi diri serta menumbuhkan kesadaran untuk menunda pernikahan hingga benar-benar siap secara lahir dan batin.
Kegiatan BRUS berlangsung aktif dan interaktif hingga akhir. Kolaborasi antara KUA Habinsaran dan SMA Negeri 1 Habinsaran ini diharapkan mampu membentuk generasi muda yang tangguh, berkarakter, religius, dan bertanggung jawab dalam merencanakan masa depan mereka.
Kepala KUA Sukadana Hadiri Halal Bihalal PCNU
28 Apr 2026
KUA Tuhemberua Laksanakan Opname Fisik BMN
28 Apr 2026