KUA Gunungsitoli Utara Perdalam Kaidah Bacaan Al-Qur’an dalam Bina Iman
Daerah

KUA Gunungsitoli Utara Perdalam Kaidah Bacaan Al-Qur’an dalam Bina Iman

  12 Aug 2026 |   5 |   Penulis : Humas Cabang APRI Kota Gunung Sitoli |   Publisher : Biro Humas APRI Sumatera Utara

Gunungsitoli Utara, (Humas). Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Gunungsitoli Utara kembali melaksanakan kegiatan Bina Iman pada Rabu (12/8/2026). Kegiatan yang dilaksanakan di lingkungan KUA Gunungsitoli Utara tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan pemahaman dan pengamalan nilai-nilai keagamaan bagi seluruh jajaran KUA. Kegiatan ini diikuti oleh Kepala KUA, penghulu, penyuluh agama Islam serta staf dengan suasana penuh kekeluargaan dan semangat untuk terus meningkatkan kualitas diri, khususnya dalam bidang keagamaan.

Pada kesempatan tersebut, materi Bina Iman disampaikan langsung oleh Kepala KUA Kecamatan Gunungsitoli Utara. Materi yang diberikan berfokus pada pembahasan ilmu tajwid, khususnya mengenai Alif Lam Jalalah dan Ahkamur Ra. Pembahasan tersebut diarahkan untuk memberikan pemahaman yang lebih baik mengenai cara membaca Al-Qur’an secara tepat sesuai dengan kaidah tajwid. Dengan adanya kegiatan ini, seluruh peserta diharapkan tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu menerapkannya ketika membaca Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam penyampaian materi, Kepala KUA menjelaskan bahwa Alif Lam Jalalah memiliki ketentuan khusus dalam pelafalannya, terutama berkaitan dengan cara membaca lafaz Allah yang dapat dibaca secara tebal (tafkhim) maupun tipis (tarqiq) sesuai dengan harakat atau kondisi huruf sebelumnya. Selain itu, peserta juga diberikan pemahaman mengenai Ahkamur Ra, yaitu hukum bacaan huruf ra yang memiliki ketentuan tertentu dalam ilmu tajwid. Materi disampaikan secara bertahap dengan contoh-contoh bacaan sehingga peserta dapat lebih mudah memahami perbedaan hukum bacaan tersebut.

Kegiatan Bina Iman ini juga menjadi ruang bagi jajaran KUA Gunungsitoli Utara untuk terus membangun budaya belajar dan meningkatkan kompetensi keagamaan di lingkungan kerja. Selain memperkuat pemahaman terhadap Al-Qur’an, kegiatan tersebut diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran bahwa peningkatan kualitas spiritual merupakan bagian penting dalam menunjang pelaksanaan tugas dan pelayanan kepada masyarakat. Sebagai aparatur yang berhadapan langsung dengan masyarakat dalam berbagai layanan keagamaan, jajaran KUA diharapkan senantiasa memiliki bekal keilmuan dan keteladanan yang baik.


Melalui pelaksanaan Bina Iman secara berkelanjutan, KUA Kecamatan Gunungsitoli Utara berkomitmen menjadikan kegiatan pembinaan keagamaan sebagai salah satu sarana untuk memperkuat iman, meningkatkan pengetahuan, sekaligus mempererat kebersamaan antarpegawai.

Kegiatan ini diharapkan tidak berhenti pada pemahaman materi semata, tetapi dapat diwujudkan dalam sikap, perilaku dan pelaksanaan tugas sehari-hari. Dengan semangat belajar bersama, seluruh jajaran KUA Gunungsitoli Utara diharapkan semakin profesional dalam menjalankan amanah serta mampu memberikan pelayanan keagamaan yang semakin baik kepada masyarakat. (DIH)

Bagikan Artikel Ini

Infografis