KUA Gunung Maligas Aktif dalam Pembinaan Moderasi Beragama, Jaga Kerukunan Umat
Daerah

KUA Gunung Maligas Aktif dalam Pembinaan Moderasi Beragama, Jaga Kerukunan Umat

  30 Oct 2025 |   154 |   Penulis : Humas Cabang APRI Simalungun |   Publisher : Biro Humas APRI Sumatera Utara

Gunung Maligas, (Humas). Komitmen Kantor Urusan Agama (KUA) dalam mempromosikan kerukunan dan keharmonisan di tengah masyarakat yang majemuk kembali diperkuat. Kepala KUA Kecamatan Gunung Maligas, Rudiamsyah Samri, MM, secara aktif mengikuti dan berperan sebagai Sekretaris dalam kegiatan Pembinaan Moderasi Beragama yang diselenggarakan, Rabu (29/10). 

Acara penting ini dihadiri oleh sejumlah tokoh dan pakar di bidang keagamaan. Ketua kegiatan diamanahkan kepada H. Yardi, S.Ag, sementara peran kunci sebagai Sekretaris dijalankan oleh Ka. KUA Gunung Maligas. Kehadiran para akademisi ternama, seperti Prof. Dr. Arifin Syah, serta tokoh masyarakat H. Joni Waldi, turut menambah bobot dan kedalaman diskusi dalam forum tersebut.

Kegiatan pembinaan ini secara fundamental bertujuan untuk menjaga kedamaian, kerukunan, dan keharmonisan dalam masyarakat yang memiliki latar belakang agama dan budaya yang beragam. Dengan mengedepankan sikap beragama yang moderat, diharapkan potensi konflik yang diakibatkan oleh perbedaan pandangan keagamaan dapat dihindari secara efektif.

Fokus utama dari implementasi moderasi beragama mencakup penguatan literasi agama yang komprehensif dan penyelenggaraan pendidikan agama yang moderat. Selain itu, penekanan utama diberikan pada penerapan tiga prinsip inti, yaitu tawasuth (berada di jalan tengah), tawazun (keseimbangan), dan tasamuh (toleransi) dalam setiap aspek kehidupan beragama.

Secara definisi, Moderasi Beragama adalah sikap atau cara beragama yang berada di jalan tengah, yaitu dengan tegas menghindari ekstremisme dan intoleransi. Sikap ini berupaya menjunjung tinggi nilai-nilai universal seperti keadilan, toleransi, anti-kekerasan, dan saling menghormati perbedaan keyakinan. Partisipasi aktif KUA Gunung Maligas dalam forum ini menunjukkan keseriusan institusi dalam mengimplementasikan nilai-nilai tersebut.

Diharapkan, melalui kegiatan ini, masyarakat dapat terdorong untuk senantiasa mengendalikan pikiran, perkataan, dan perbuatan yang baik, serta menumbuhkan penerimaan terhadap perbedaan. Dengan demikian, tujuan akhir dari Pembinaan Moderasi Beragama, yakni mencegah konflik dan menciptakan suasana yang damai, dapat tercapai secara berkelanjutan di wilayah Kecamatan Gunung Maligas dan sekitarnya.

Bagikan Artikel Ini

Infografis