KUA Biru-Biru Tuntun Jansen Sinukaban Resmi Ucapkan Dua Kalimat Syahadat di Balai Nikah
Daerah

KUA Biru-Biru Tuntun Jansen Sinukaban Resmi Ucapkan Dua Kalimat Syahadat di Balai Nikah

  07 Nov 2025 |   49 |   Penulis : Humas Cabang APRI Deli Serdang |   Publisher : Biro Humas APRI Sumatera Utara

Biru-Biru, (Humas). Sebuah momen penuh haru dan spiritual mewarnai Balai Nikah Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Biru-Biru pada Jumat, (7/11). Di hadapan para saksi, Jansen Sinukaban dengan hati yang mantap dan kesadaran penuh mengucapkan dua kalimat syahadat sebagai tanda resminya memeluk agama Islam.

Prosesi sakral tersebut dipandu langsung oleh Kepala KUA Biru-Biru, Zulkifli Lubis, S.Ag, dan turut disaksikan oleh Penyuluh Agama Islam, Burhan, S.Ag, serta Penghulu Ahli Pertama, Khairul Abdi, S.H. Ketiganya mendampingi dengan penuh hikmat, memastikan proses pengucapan syahadat berjalan sesuai tuntunan syariat Islam.

Dalam suasana yang khidmat, Jansen Sinukaban tampak menundukkan kepala dengan wajah penuh haru. Ketika melafalkan kalimat Lā ilāha illallāh, Muhammadur Rasūlullāh, suasana ruangan seketika menjadi hening. Air mata menetes di pipi Jansen sebagai ungkapan rasa syukur dan ketulusan menerima Islam sebagai jalan hidupnya.

Usai melafalkan dua kalimat syahadat, Kepala KUA Biru-Biru memberikan nasihat dan pembinaan singkat mengenai makna keislaman. Dalam arahannya, Zulkifli Lubis menyampaikan bahwa menjadi seorang muslim bukan hanya tentang pengakuan lisan, tetapi juga tentang keyakinan dan komitmen hati yang diikuti dengan amal saleh.

“Islam adalah agama kasih sayang dan kedamaian. Kami bersyukur Saudara Jansen telah mendapat hidayah untuk memeluk Islam. Semoga langkah ini menjadi awal kehidupan baru yang penuh berkah dan istiqamah dalam menjalankan syariat Allah,” ujar Zulkifli Lubis dengan penuh kehangatan.

Sementara itu, Penyuluh Agama Islam Burhan, S.Ag, yang turut menjadi saksi, menambahkan bahwa KUA Biru-Biru senantiasa membuka diri bagi siapa pun yang ingin mengenal Islam lebih dalam. Ia juga menegaskan pentingnya pendampingan berkelanjutan bagi para muallaf agar dapat memahami ajaran Islam secara utuh dan benar.

“Kami akan terus melakukan pembinaan kepada Saudara Jansen, baik dalam hal ibadah, akidah, maupun kehidupan sehari-hari, agar beliau dapat beradaptasi dengan nilai-nilai keislaman,” terang Burhan.

Prosesi kemudian diakhiri dengan doa bersama yang dipimpin oleh Penghulu Ahli Pertama, Khairul Abdi, S.H. Dalam doanya, ia memohon kepada Allah SWT agar Jansen diberi keteguhan iman, kelapangan hati, dan kemudahan dalam menapaki kehidupan barunya sebagai seorang muslim.

Suasana Balai Nikah pun dipenuhi rasa haru dan bahagia. Seluruh hadirin menyampaikan ucapan selamat dan pelukan hangat kepada Jansen sebagai simbol penerimaan dalam ukhuwah Islamiyah.

Peristiwa ini menjadi bukti nyata bahwa KUA bukan hanya berfungsi sebagai lembaga pelayanan administrasi keagamaan, tetapi juga memiliki peran strategis dalam bimbingan dan pembinaan masyarakat menuju kehidupan yang religius, damai, dan penuh kasih sayang.

Dengan bertambahnya Jansen Sinukaban sebagai saudara baru dalam Islam, KUA Biru-Biru kembali meneguhkan komitmennya untuk terus hadir memberikan pelayanan terbaik serta membimbing umat menuju kehidupan yang berlandaskan nilai-nilai keimanan dan ketakwaan.

Bagikan Artikel Ini

Infografis