Daerah

KUA Biru-Biru Lakukan Pembinaan di Masjid Al Jihad Mbarolan, Komitmen Hidupkan Kembali Syiar Islam
18 Nov 2025 | 67 | Penulis : Humas Cabang APRI Deli Serdang | Publisher : Biro Humas APRI Sumatera Utara
Biru-Biru, (Humas). Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Biru-Biru kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat pembinaan keagamaan dengan melaksanakan kunjungan resmi ke Masjid Al Jihad Mbarolan, Desa Ajibaho, pada Senin, (17/11). Kunjungan ini dilakukan sebagai upaya menghidupkan kembali syiar Islam yang sempat vakum, terutama pelaksanaan ibadah Shalat Jumat yang beberapa waktu terakhir tidak berjalan rutin.
Rombongan KUA Biru-Biru dipimpin oleh Kepala KUA, Zulkifli Lubis, S.Ag., didampingi Penyuluh Agama Islam Eri Yanto, S.H. dan Burhan, S.Ag.. Kedatangan tim KUA disambut langsung oleh Ketua Badan Kemakmuran Masjid (BKM) Al Jihad.
Dalam sambutannya, Zulkifli Lubis, S.Ag menegaskan bahwa pembinaan masjid merupakan salah satu fokus utama KUA Biru-Biru sebagai garda terdepan pembinaan keagamaan masyarakat.
“Masjid adalah pusat ibadah sekaligus pusat pembinaan umat. Ketika aktivitas masjid melemah, maka denyut edukasi dan pembinaan masyarakat pun ikut terdampak. Kunjungan kami hari ini merupakan bentuk tanggung jawab KUA Biru-Biru untuk memastikan syiar Islam di Masjid Al Jihad kembali hidup dan memberi manfaat bagi jamaah,” ujar Kepala KUA.
Beliau juga mengajak seluruh pengurus BKM untuk bergerak bersama menghidupkan kembali kegiatan keagamaan, termasuk Shalat Jumat, pengajian rutin, dan pendidikan Al-Qur’an bagi anak-anak. Zulkifli Lubis berharap kegiatan pembinaan ini tidak hanya menjadi formalitas, tetapi menjadi awal perubahan yang nyata.
“Kita ingin melihat masjid ini kembali ramai jamaah, kembali menjadi tempat yang menyejukkan, dan menjadi pusat kegiatan keagamaan warga Desa Ajibaho,” tambahnya.
Dalam kesempatan yang sama, Eri Yanto, S.H., Penyuluh Agama Islam KUA Biru-Biru, juga memberikan sambutannya. Ia menegaskan kesiapan penuh KUA melalui para penyuluh untuk melakukan pendampingan secara berkelanjutan.
“Kami dari penyuluh agama siap mendampingi BKM Masjid Al Jihad dalam proses revitalisasi kegiatan masjid. Mulai dari penguatan manajemen, pendampingan ibadah, pembinaan remaja masjid, hingga membangkitkan kembali kegiatan Shalat Jumat yang sempat vakum,” ungkap Eri Yanto.
Ia menambahkan bahwa penguatan syiar Islam tidak cukup hanya dengan sarana dan bangunan masjid, tetapi membutuhkan sinergi antara pengurus masjid, masyarakat, dan KUA sebagai pembina.
“Kami ingin memastikan kegiatan yang sempat terhenti bisa aktif kembali dan berkelanjutan. InsyaAllah, kami akan rutin turun dan mendampingi sesuai kebutuhan,” ujarnya.
Ketua BKM Al Jihad mengucapkan terima kasih atas perhatian KUA Biru-Biru yang bersedia datang langsung dan melakukan pembinaan di masjid Al Jihad . Menurutnya, selama ini aktivitas masjid memang mengalami penurunan karena kurangnya pendampingan dan minimnya partisipasi jamaah.
“Dengan kehadiran KUA, kami merasa lebih bersemangat dan optimis bahwa Masjid Al Jihad bisa kembali ramai seperti dulu,” ungkap Ketua BKM.
Pembinaan ini ditutup dengan diskusi bersama untuk merumuskan langkah-langkah konkret seperti penyusunan jadwal imam dan khatib, pengaktifan remaja masjid, serta rencana kegiatan pekanan.
Kunjungan ini diharapkan menjadi titik awal kebangkitan kembali syiar Islam di Masjid Al Jihad dan memperkuat hubungan antara KUA Biru-Biru, pengurus masjid, dan masyarakat Desa Ajibaho. (KA)