Informasi

KUA Batanghari Mantapkan Langkah Menuju Layanan Keagamaan yang Berintegritas
04 Nov 2025 | 73 | Penulis : PC APRI Lampung Timur | Publisher : Biro Humas APRI Lampung
Lampung Timur (Humas APRI)--- Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Batanghari, H. Subhan, memimpin rapat koordinasi (rakor) rutin bulanan pada Selasa (4/11/2025) bertempat di Aula KUA Batanghari. Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) KUA Batanghari sebagai bentuk komitmen bersama dalam memperkuat kinerja dan kualitas pelayanan publik.
Dalam arahannya, H. Subhan menegaskan bahwa kedisiplinan, kekompakan, dan integritas ASN merupakan pondasi utama dalam memberikan pelayanan keagamaan yang profesional dan terpercaya kepada masyarakat. “Rakor bukan hanya forum koordinasi, tetapi juga wadah evaluasi untuk memastikan setiap program berjalan sesuai arah dan tujuan Kementerian Agama,” ujarnya.
Kegiatan ini juga menjadi ajang refleksi atas capaian berbagai program selama bulan Oktober, seperti suksesnya peringatan Hari Santri Nasional dan Upacara Sumpah Pemuda, peningkatan peserta Bimbingan Perkawinan Mandiri, serta perkembangan penerapan e-AIW (Akta Ikrar Wakaf) di wilayah kerja KUA Batanghari.
Pada bulan tersebut, KUA Batanghari telah berhasil menyerahkan tiga dokumen e-AIW kepada para nazhir, sebagai bentuk komitmen dalam mendukung digitalisasi layanan perwakafan dan peningkatan transparansi administrasi wakaf.
Selain itu, H. Subhan turut memberikan apresiasi kepada para penyuluh agama yang aktif dalam kegiatan Pendampingan Produk Halal (P3H) dan telah memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Sementara itu, pembahasan agenda bulan November difokuskan pada sejumlah kegiatan prioritas, di antaranya pelaksanaan Isbat Nikah Terpadu yang akan diikuti oleh 26 pasangan peserta di Aula PSHT Desa Adiwarno, serta persiapan rangkaian kegiatan menjelang Hari Amal Bhakti (HAB) Kemenag 2026. Beberapa program yang direncanakan meliputi pendistribusian zakat produktif melalui UPZ KUA Batanghari, serta penyelenggaraan lomba masjid, TPA, majelis taklim, dan keluarga sakinah sebagai bentuk pembinaan dan pemberdayaan masyarakat.
Dalam sesi diskusi, Edy Prayitno memberikan masukan terkait instrumen penilaian lomba masjid dengan penekanan pada aspek administrasi, estetika, dan kebersihan lingkungan. Sedangkan Ahmad Khairudin, penghulu KUA Batanghari, mengusulkan penguatan kepanitiaan agar pelaksanaan program dan kegiatan dapat berjalan lebih efektif dan terkoordinasi.
Melalui kegiatan rakor rutin ini, KUA Batanghari terus memperkuat sinergi dan meningkatkan kinerja dalam memberikan layanan keagamaan terbaik bagi masyarakat dengan semangat profesionalisme dan integritas.***(NL)