Kepala KUA Silahisabungan Rohaniawan Pelantikan Pejabat Fungsional di Pemkab Dairi
29 Nov 2025 | 31 | Penulis : Humas Cabang APRI Dairi | Publisher : Biro Humas APRI Sumatera Utara
Dairi, (Humas). Pemerintah Kabupaten Dairi pada hari Jumat (28/11) melaksanakan prosesi pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan bagi sejumlah pejabat fungsional di lingkungan Pemerintah Kabupaten Dairi. Acara sakral yang menandai penguatan struktur birokrasi daerah ini berlangsung khidmat di Gedung Balai Budaya Sidikalang dan dihadiri oleh para pejabat tinggi Pemkab serta rohaniawan dari berbagai agama.
Salah satu hal yang menonjol dalam prosesi tersebut adalah pelibatan tiga rohaniawan dari agama yang berbeda untuk memimpin pengambilan sumpah sesuai keyakinan masing-masing pejabat. Langkah ini merupakan cerminan dari komitmen Pemkab Dairi dalam menjunjung tinggi nilai-nilai toleransi dan memastikan integritas moral para pejabat diresmikan sesuai kaidah agama yang dianut.
Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Silahisabungan, Saukum Piliang, S.H., mendapat kehormatan dan kepercayaan untuk memimpin langsung prosesi pengambilan sumpah bagi seluruh pejabat fungsional yang beragama Islam. Peran ini menegaskan pentingnya keterlibatan institusi keagamaan dalam membangun etos kerja birokrasi yang berlandaskan moralitas.
Dalam tugasnya, Saukum Piliang bertindak memastikan bahwa setiap pejabat Muslim mengucapkan janji jabatannya dengan penuh kesadaran dan ketaatan terhadap syariat Islam. Puncak dari prosesi ini dilakukan dengan mengucapkan sumpah jabatan di bawah Kitab Suci Al-Qur'an, yang secara spiritual menegaskan bobot komitmen dan pertanggungjawaban yang diemban.
"Sumpah yang diucapkan hari ini adalah janji suci di hadapan Allah SWT. Pejabat yang bersumpah di bawah Al-Qur'an memiliki pertanggungjawaban ganda, yaitu kepada negara dan kepada Tuhan. Hal ini menekankan pentingnya integritas dan profesionalisme," ujar Saukum Piliang usai memimpin prosesi tersebut.
Pernyataan tersebut menyoroti bahwa sumpah jabatan bukan sekadar formalitas administratif, tetapi sebuah ikrar moral dan spiritual. Keterlibatan Kepala KUA Silahisabungan ini secara langsung mengingatkan para pejabat baru bahwa loyalitas mereka kepada negara harus sejalan dengan ketaatan mereka terhadap norma-norma agama, demi mewujudkan pemerintahan yang bersih dan berintegritas.
Peran aktif yang dimainkan oleh Kepala KUA Silahisabungan dalam acara resmi Pemkab Dairi ini menunjukkan adanya sinergi yang kuat dan harmonis antara Kantor Kementerian Agama (Kemenag) dan Pemerintah Daerah. Kolaborasi ini bertujuan untuk bersama-sama membangun etos kerja birokrasi yang tidak hanya kompeten secara teknis, tetapi juga memiliki landasan moral dan agama yang kokoh.
Diharapkan, dengan dilantiknya para pejabat fungsional yang telah mengikrarkan janji suci mereka di bawah bimbingan rohaniawan dari berbagai agama, pelayanan publik di Kabupaten Dairi akan semakin meningkat kualitasnya. Integritas dan profesionalisme yang ditegaskan melalui sumpah ini menjadi modal utama dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang amanah. (MHS/SK)