Pantai Cermin, (Humas). Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Pantai Cermin menyelenggarakan rapat koordinasi penting yang dipimpin langsung oleh H. Dauli Damanik. Rapat ini difokuskan pada optimalisasi kebijakan bekerja dari kantor (WFO) dan bekerja dari rumah (WFH), serta persiapan dokumen laporan pernikahan menjelang kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) oleh seksi Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam, Rabu, (08/04).
Dalam arahannya, H. Dauli Damanik menekankan pentingnya keseimbangan antara pelaksanaan tugas kedinasan melalui WFO dan WFH. Ia meminta seluruh jajaran KUA Pantai Cermin untuk memastikan bahwa produktivitas dan pelayanan publik tidak terganggu oleh penerapan kedua sistem kerja tersebut. “Kita harus memastikan bahwa setiap pegawai melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya, baik saat berada di kantor maupun saat menjalankan tugas dari rumah,” ujar Dauli Damanik.
Lebih lanjut, Dauli Damanik agar SOP (Standard Operating Procedure) terkait WFO dan WFH diperjelas dan disosialisasikan kembali kepada seluruh staf. Hal ini penting untuk menciptakan sistem kerja yang efektif, efisien, dan akuntabel. Evaluasi berkala terhadap kinerja pegawai berdasarkan kedua sistem kerja ini juga akan dilakukan untuk memastikan tercapainya target kinerja.
Aspek krusial lainnya yang dibahas adalah persiapan dokumen laporan pernikahan. Mengingat akan adanya kegiatan monev oleh Bimas Islam, Dauli Damanik meminta agar seluruh berkas administrasi terkait pencatatan pernikahan diperiksa kembali kelengkapan dan keakuratannya. “Setiap detail dalam laporan pernikahan sangatlah penting. Kita harus memastikan tidak ada kesalahan penulisan data, kelengkapan Saksi, hingga keabsahan dokumen lainnya,” tegasnya.
Ia menambahkan bahwa KUA Pantai Cermin berkomitmen untuk menyajikan data yang valid dan dapat dipertanggungjawabkan. Oleh karena itu, setiap petugas pencatat nikah (PPN) diminta teliti dalam menginput data dan menyiapkan dokumen pendukung. Koordinasi antar staf juga ditingkatkan untuk meminimalisir potensi kekeliruan.
Kegiatan monev oleh Bimas Islam merupakan agenda rutin yang bertujuan untuk memancarkan kinerja seluruh KUA di Indonesia. H. Dauli Damanik menyatakan kesiapannya menghadapi monev tersebut dengan optimisme. Ia yakin dengan persiapan yang matang dan kerja keras sepanjang waktu, KUA Pantai Cermin dapat menunjukkan kinerja yang baik.
“Persiapan ini bukan sekedar memenuhi tuntutan monev, namun juga sebagai bentuk komitmen kita untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan KUA. Dengan data yang akurat dan sistem kerja yang optimal, kita dapat memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat, khususnya dalam urusan pencatatan pernikahan,” jelas Dauli Damanik.
Rapat koordinasi ini diharapkan dapat menjadi momentum untuk meningkatkan sinergi dan profesionalisme seluruh jajaran KUA Pantai Cermin. H. Dauli Damanik berpesan agar semangat kebersamaan dan tanggung jawab terus dijaga demi tercapainya tujuan organisasi dan pelayanan prima kepada masyarakat.
Dengan fokus pada optimalisasi WFO/WFH dan ketelitian dalam administrasi laporan pernikahan, KUA Pantai Cermin optimis dapat melewati kegiatan monev Bimas Islam dengan hasil yang memuaskan serta terus berkontribusi dalam mewujudkan tertib administrasi pencatatan nikah di wilayahnya