News
Kepala KUA Lau Dampingi Kasi Bimas Islam Kemenag Maros Buka Munaqasyah Santri TPA/TPQ
27 Jan 2026 | 23 | Penulis : Humas Cabang APRI Sulawesi Selatan | Publisher : Biro Humas APRI Sulawesi Selatan
MAROS — Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Lau mendampingi Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam Kementerian Agama Kabupaten Maros dalam pembukaan kegiatan Munaqasyah Santri TPA/TPQ binaan Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Lau Tahun Pelajaran 2025–2026. Kegiatan ini berlangsung di Aula KUA Lau pada Senin (26/1).
Sebanyak 63 orang santri mengikuti munaqasyah yang menjadi agenda evaluasi pembelajaran Al-Qur’an bagi santri TPA/TPQ. Munaqasyah ini bertujuan untuk mengukur kemampuan santri, khususnya dalam bacaan Al-Qur’an, sekaligus menjadi sarana pembinaan berkelanjutan bagi lembaga pendidikan Al-Qur’an di tingkat dasar.
Mewakili Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Maros, Kasi Bimas Islam H. Ramli, S.Ag., M.M. memberikan sambutan sekaligus membuka secara resmi kegiatan tersebut. Dalam arahannya, ia menekankan pentingnya menjadikan munaqasyah sebagai momentum evaluasi dan peningkatan mutu pembelajaran Al-Qur’an, bukan semata-mata sebagai ajang penilaian akhir.
“Santri TPA/TPQ harus dibina agar unggul, tidak hanya dalam kelancaran bacaan Al-Qur’an, tetapi juga dalam adab, akhlak, dan kecintaan terhadap nilai-nilai keislaman. Munaqasyah ini adalah bagian dari proses pembelajaran yang harus dimaknai secara positif,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi peran aktif para orang tua santri yang telah mempercayakan pendidikan keagamaan anak-anaknya kepada TPA/TPQ. Menurutnya, keberhasilan pembinaan santri tidak terlepas dari sinergi antara ustaz-ustazah, penyuluh agama, dan dukungan penuh dari orang tua di rumah.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh jajaran staf Seksi Bimas Islam Kemenag Maros, Ketua PC IPARI Kabupaten Maros, para Penyuluh Agama Islam Kecamatan Lau, serta ustaz dan ustazah pembina TPA/TPQ. Hadir pula para orang tua dan wali santri yang dengan penuh antusias menyaksikan proses evaluasi putra-putrinya.
Munaqasyah berlangsung dengan tertib dan khidmat, di mana para santri diuji langsung kemampuan bacaan Al-Qur’annya sesuai dengan jenjang dan materi yang telah dipelajari. Kegiatan ini diharapkan dapat melahirkan generasi santri yang unggul, berkarakter Qur’ani, dan siap menjadi penerus nilai-nilai keislaman di tengah masyarakat.
Reporter Syamsir N
Editor:@limin