Daerah


Kepala KUA Kota Tengah Ikuti Kick Off Program "Masjid Ramah Pemudik"
11 Mar 2026 | 66 | Penulis : Biro Humas APRI Gorontalo | Publisher : Biro Humas APRI Gorontalo
KOTA TENGAH, 11 Maret 2026 – Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kota Tengah, Marton Abdurrahman, turut hadir dalam acara peluncuran program nasional "Masjid Ramah Pemudik" (MRP) yang dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia. Program ini diresmikan oleh Menteri Agama Republik Indonesia pada Rabu, 11 Maret 2026, dengan tujuan untuk memberikan fasilitas terbaik bagi para pemudik selama perjalanan mereka di bulan Ramadhan.
Untuk wilayah Kota Gorontalo, kick off program ini dipusatkan di Masjid Besar Al Jama'ah. Acara tersebut dihadiri langsung oleh Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Gorontalo, Dr. Hj. Misnawaty S. Nuna, M.Pd, yang juga memberikan sambutan penting terkait pelaksanaan program ini.
Kegiatan ini dilaksanakan selama arus mudik dan arus balik dimulai pada tanggal 13 s.d 29 Maret 2026.
Dalam sambutannya, Dr. Misnawaty menyampaikan harapan besar agar program Masjid Ramah Pemudik dapat memberikan kenyamanan dan rasa aman bagi masyarakat yang melaksanakan perjalanan mudik, khususnya dalam bulan suci Ramadhan. Selain itu, beliau juga menekankan pentingnya pelayanan yang humanis dan inklusif di setiap masjid yang terlibat dalam program ini.
Masjid Ramah Pemudik di Kota Gorontalo
Di Kota Gorontalo, sebanyak 8 masjid terpilih untuk menjadi bagian dari program Masjid Ramah Pemudik, yang salah satunya adalah dua masjid di wilayah Kota Tengah. Marton Abdurrahman, Kepala KUA Kota Tengah, mengungkapkan bahwa dua masjid di wilayahnya, yakni Masjid At-Taufik dan Masjid Darul Muhtadin,ditetapkan sebagai masjid yang akan melayani pemudik. Kedua masjid tersebut berlokasi di Jalan Raya Andalas, Kelurahan Paguyaman, Kecamatan Kota Tengah.
"Tujuan dari kegiatan ini, sebagaimana yang disampaikan oleh Bapak Kepala Kantor Wilayah Kemenag, adalah untuk menampilkan masjid sebagai rumah singgah yang nyaman bagi umat selama perjalanan mudik," ungkap Marton. "Selain itu, kami ingin mempublikasikan praktik pelayanan masjid yang lebih humanis dan inklusif, serta menguatkan pesan bahwa negara hadir melalui masjid dalam melayani masyarakat, terutama di saat-saat penting seperti mudik Ramadhan ini."
Standar Fasilitas dan Pelayanan di Masjid Ramah Pemudik
Program Masjid Ramah Pemudik ini menetapkan sejumlah standar fasilitas yang harus dipenuhi oleh masjid yang terlibat, antara lain:
Fasilitas Fisik: Toilet yang bersih, ruang istirahat yang nyaman, area parkir yang memadai, serta penyediaan air minum dan makanan ringan.
Pelayanan Informasi: Penyediaan peta jalur mudik, informasi cuaca terkini, serta kontak darurat untuk memudahkan pemudik.
Manajemen Keamanan: Pengaturan alur kendaraan untuk memastikan kelancaran dan keamanan selama pemudik singgah.
Program ini diharapkan dapat memberikan kenyamanan dan mempermudah perjalanan para pemudik, sekaligus menunjukkan komitmen Kemenag dalam melayani masyarakat dengan penuh perhatian, terutama dalam suasana Ramadhan yang penuh berkah.