Kepala KUA Kisaran Timur Sampaikan Khutbah Idul Fitri di Masjid Al-Ikhlas Kel Kisaran Naga
25 Mar 2026 | 11 | Penulis : Humas Cabang APRI Asahan | Publisher : Biro Humas APRI Sumatera Utara
Kisaran, (Humas). Penghulu/Kakua Kec Kistim (Kepala Kantor Urusan Agama Kecamatan Kisaran Timur) sekaligus PC APRI (Asosiasi Penghulu Republik Indonesia) Kab. Asahan Prov. Sumatera Utara H. Junaidi, S.Ag., M.M. bertindak sebagai khatib pada pelaksanaan Shalat Idul Fitri 1447 Hijriah di Masjid Besar Al-Ikhlas, Desa Kisaran Naga, Kecamatan Kisaran Timur, Sabtu 21 Maret 2026, Rabu, (25/03).
Dalam khutbahnya yang bertajuk “Idul Fitri: Kesatuan Nilai Kesalehan Spiritual dan Kesalehan Sosial,” ia mengajak seluruh jamaah untuk menjadikan momentum Idul Fitri sebagai sarana memperkuat hubungan dengan Allah (hablun minallah) sekaligus mempererat hubungan dengan sesama manusia (hablun minannas).
Ia menjelaskan bahwa ajaran Islam tidak hanya menekankan ibadah ritual semata, tetapi juga mengandung nilai sosial yang kuat. Setiap ibadah seperti shalat, puasa, zakat, hingga sedekah, memiliki dimensi kesalehan spiritual dan kesalehan sosial yang harus berjalan seimbang dalam kehidupan seorang muslim.
Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa ibadah puasa yang telah dijalankan selama bulan Ramadan seharusnya membentuk karakter manusia yang lebih baik, seperti jujur, sabar, peduli, serta memiliki rasa empati terhadap sesama. Nilai-nilai tersebut harus terus dipertahankan meskipun Ramadan telah berlalu.
Dalam khutbahnya juga ditegaskan pentingnya menjaga hubungan sosial dengan sesama, saling membantu, serta meringankan beban orang lain. Ia mengutip hadis Nabi Muhammad SAW bahwa siapa yang meringankan kesulitan orang lain, maka Allah akan meringankan kesulitannya di dunia dan akhirat.
Di akhir khutbah, Jabur Djonler mengajak seluruh jamaah untuk menjadikan Idul Fitri sebagai titik awal dalam memperbaiki diri, mempererat silaturahmi, serta meningkatkan kepedulian sosial di tengah kehidupan bermasyarakat. Ia juga mengingatkan pentingnya zakat fitrah sebagai sarana penyucian diri dan wujud kepedulian terhadap sesama.
Pelaksanaan Shalat Idul Fitri berlangsung dengan khidmat dan diikuti oleh masyarakat Desa Marlasi dan sekitarnya. Momentum ini diharapkan dapat memperkuat nilai-nilai kebersamaan, persaudaraan, serta semangat berbagi di tengah Masyarakat.