Kepala KUA Kecamatan Rupat Pastikan Pelayanan Publik Tetap Eksis Selama Bulan Suci Ramadhan
03 Mar 2026 | 4 | Penulis : Biro Humas APRI Riau | Publisher : Biro Humas APRI Riau
Bengkalis (Humas) – Kepala Kantor Urusan Agama Kecamatan Rupat Sugeng Widodo, S. HI memastikan pelayanan publik kepada masyarakat tetap berjalan optimal selama bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah. Meski terdapat penyesuaian jam kerja, seluruh layanan keagamaan dan administrasi tetap dibuka bagi masyarakat.
Hal tersebut disampaikan langsung oleh Kepala KUA Kecamatan Rupat dalam keterangannya, Selasa (3/3). Ia menegaskan bahwa Ramadhan bukan menjadi alasan untuk mengurangi kualitas pelayanan, melainkan momentum untuk meningkatkan etos kerja dan pengabdian kepada masyarakat.
“Pelayanan di KUA tetap berjalan seperti biasa, hanya ada penyesuaian jam operasional sesuai ketentuan selama Ramadhan. Kami tetap berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujarnya.
Adapun layanan yang tetap berjalan meliputi pendaftaran dan pencatatan nikah, konsultasi keluarga, pelayanan rekomendasi nikah, legalisasi dokumen, bimbingan perkawinan, hingga layanan wakaf dan kemasjidan. Selain itu, KUA juga tetap melaksanakan pembinaan keagamaan serta koordinasi dengan penyuluh agama di wilayah Kecamatan Rupat.
Selama bulan Ramadhan, jam pelayanan di kantor KUA dimulai pukul 08.00 WIB hingga 15.00 WIB. Penyesuaian tersebut mengikuti kebijakan jam kerja instansi pemerintah selama Ramadhan, tanpa mengurangi efektivitas pelayanan kepada masyarakat.
Kepala KUA juga mengimbau masyarakat untuk tetap mematuhi prosedur administrasi dan melengkapi berkas sebelum datang ke kantor guna mempercepat proses pelayanan. Ia juga membuka ruang komunikasi bagi warga yang membutuhkan informasi lebih lanjut melalui kontak resmi KUA.
“Kami ingin memastikan masyarakat tetap merasa terlayani dengan baik, terutama dalam urusan keagamaan yang menjadi kebutuhan penting selama Ramadan,” tambahnya.
Dengan komitmen tersebut, KUA Kecamatan Rupat berharap pelayanan publik tetap eksis, profesional, dan responsif, sehingga kepercayaan masyarakat terhadap institusi keagamaan pemerintah terus terjaga, khususnya di momentum bulan penuh berkah ini