Kepala KUA Gunungsitoli Utara Angkat Tema Dosa Lisan, Ajak Jamaah Introspeksi Diri
14 Nov 2025 | 52 | Penulis : Humas Cabang APRI Kota Gunung Sitoli | Publisher : Biro Humas APRI Sumatera Utara
Gunungsitoli, (Humas). Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Gunungsitoli Utara, Amir Sidik Harefa, S.Pd.I., bertindak sebagai khatib dalam pelaksanaan Shalat Jumat hari ini, (14/11). Khutbah yang disampaikan mengangkat tema penting “Menjauhi Dua Dosa Besar: Mengumpat dan Memfitnah.”
Dalam penyampaiannya, beliau menekankan bahwa menjaga lisan merupakan bagian dari menjaga kehormatan diri dan keutuhan hubungan sosial di tengah masyarakat. Dua perbuatan yang sering dianggap sepele mengumpat dan memfitnah justru termasuk dosa besar yang dapat menghancurkan persaudaraan serta mengurangi nilai keimanan seorang muslim.
Beliau juga mengajak jamaah untuk lebih berhati-hati dalam berbicara, terlebih di era digital saat ini, di mana informasi dapat menyebar dengan sangat cepat dan berpotensi menimbulkan salah paham maupun konflik. Oleh karena itu, setiap muslim dituntut untuk memastikan kebenaran informasi sebelum menyampaikan atau membagikannya kepada orang lain.
Selain itu, Bapak Amir Sidik Harefa menegaskan bahwa membiasakan diri berkata baik merupakan bagian dari akhlak terpuji. Ia mendorong jamaah untuk memperbanyak dzikir, saling mendoakan serta menciptakan lingkungan yang damai melalui komunikasi yang santun. Dengan menjaga lisan, diharapkan masyarakat dapat hidup lebih harmonis dan terhindar dari perselisihan yang tidak perlu.
Kegiatan ibadah berlangsung khusyuk dan tertib, dengan partisipasi jamaah yang antusias. Kehadiran Kepala KUA sebagai khatib memberikan motivasi serta penguatan spiritual bagi masyarakat Kecamatan Gunungsitoli Utara khususnya Jama’ah Masjid jami’ Syuhada Desa Olora. (Jurkutara)