Kepala KUA Dayun Pimpin Doa pada Pelantikan PAW Badan Pengawas Kampung
12 Mar 2026 | 5 | Penulis : Biro Humas APRI Riau | Publisher : Biro Humas APRI Riau
Siak (Humas) Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Dayun, Najamudin, dipercaya sebagai rohaniawan sekaligus memimpin doa dalam kegiatan pelantikan dan pengambilan sumpah Pergantian Antar Waktu (PAW) Badan Pengawas Kampung di wilayah Kecamatan Dayun. Kegiatan tersebut berlangsung dengan khidmat serta penuh rasa tanggung jawab sebagai bagian dari upaya memperkuat tata kelola pemerintahan kampung yang transparan, akuntabel, dan berlandaskan nilai-nilai moral serta spiritual.
Acara pelantikan dan pengambilan sumpah tersebut dihadiri oleh unsur Upika Kecamatan Dayun, perangkat kampung, tokoh masyarakat, serta para undangan lainnya. Momentum ini menjadi bagian penting dalam memastikan keberlangsungan fungsi pengawasan terhadap penyelenggaraan pemerintahan kampung agar tetap berjalan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Dalam prosesi tersebut, Najamudin bertindak sebagai rohaniawan yang memimpin pembacaan doa, memberikan nuansa religius dalam rangkaian kegiatan. Dengan penuh khidmat, ia memanjatkan doa agar para anggota Badan Pengawas Kampung yang dilantik senantiasa diberikan kekuatan, keikhlasan, serta kemampuan untuk menjalankan amanah dalam mengemban tugas pengawasan terhadap jalannya pemerintahan di tingkat kampung.
Dalam doanya, Najamudin memohon kepada Allah SWT agar para anggota yang baru dilantik mampu menjalankan tugas dengan penuh integritas, menjunjung tinggi nilai kejujuran, serta selalu mengedepankan kepentingan masyarakat. Ia juga berharap setiap kebijakan dan pengawasan yang dilakukan dapat membawa kemaslahatan serta kemajuan bagi masyarakat kampung di wilayah Kecamatan Dayun.
Pada kesempatan tersebut, Najamudin juga menekankan pentingnya menjadikan jabatan sebagai sarana pengabdian kepada masyarakat. Menurutnya, setiap amanah yang diberikan oleh negara dan masyarakat harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab serta komitmen untuk menjaga kepercayaan publik.
“Jabatan adalah amanah yang kelak akan dipertanggungjawabkan, tidak hanya di hadapan masyarakat tetapi juga di hadapan Allah SWT. Oleh karena itu, setiap tugas yang diemban hendaknya dijalankan dengan penuh kejujuran, keikhlasan, dan semangat untuk melayani masyarakat,” ungkap Najamudin. (Nj/Fz)