News
Sumenep (08/07) – Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sumenep menggelar Forum Group Discussion (FGD) pada Selasa (08/07/2025). Kegiatan ini berlangsung di Aula Pusat Layanan Haji dan Umrah Terpadu (PLHUT) dan dihadiri oleh jajaran internal Kemenag Sumenep serta para tokoh organisasi masyarakat keagamaan.
Kementerian agama kab. Sumenep gear FGD penguatan deteksi dini konflik sosial berdimemsi keagamaan
08 Jul 2025 | 583 | Penulis : Humas Cabang APRI Jawa Timur | Publisher : Biro Humas APRI Jawa Timur
FGD tersebut dibuka secara resmi oleh Kasubbag Tata Usaha Kemenag Sumenep, Muh. Rifa’i Hasyim. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program strategis Kementerian Agama yang sangat mendukung misi pembangunan nasional yang terangkum dalam Asta Cita Presiden.
“Melalui giat FGD ini semoga menjadi ikhtiar kita agar hidup damai dan tenang, serta dapat mengamalkan ajaran agama dengan istiqomah dan damai,” sebut Muh. Rifa’i Hasyim dalam sambutannya.
Ia juga mengingatkan tentang pentingnya deteksi dini terhadap potensi konflik sosial, utamanya yang berdimensi keagamaan. Hal ini merupakan bagian dari antisipasi ditengah keberagaman masyarakat. Menurutnya, forum ini adalah ruang dialog yang produktif dalam hegemoni persepsi bagi stakeholder keagaaman pada tataran lokal
Hadir dalam forum para pimpinan seksi, kepala KUA di wilayah Kabupaten Sumenep, Penyuluh Agama Islam, serta delegasi organisasi kemasyarakatan Islam seperti Nahdlatul ‘Ulama (NU), Muhammadiyah, Persis, Aisiyah, Muslimat dan Fatayat.
Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian program nasional Kementerian Agama yang menekankan penguatan nilai-nilai moderasi beragama, dengan menempatkan kebersamaan, toleransi, dan antisipasi konflik sebagai pilar utama dalam kehidupan sosial keagamaan masyarakat Indonesia. (jza/f)