Kemenag Gelar Sosialisasi Aplikasi SRIKANDI di MAN 4 Mandailing Natal: Dorong Digitalisasi Administrasi Madrasah dan KUA se-Pantai Barat
12 Nov 2025 | 112 | Penulis : Humas Cabang APRI Mandailing Natal | Publisher : Biro Humas APRI Sumatera Utara
Simpanggambir, (Humas). Dalam upaya mewujudkan tata kelola administrasi pemerintahan yang modern dan efisien, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Mandailing Natal menggelar Sosialisasi Aplikasi SRIKANDI (Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi) pada Rabu 12/11 bertempat di MAN 4 Mandailing Natal. Kegiatan ini diikuti oleh para kepala madrasah dan perwakilan Kantor Urusan Agama (KUA) se-wilayah Pantai Barat Mandailing Natal.
Acara dibuka dengan sambutan dari Kepala MAN 4 Mandailing Natal, Hj. Rosmawati Lubis, S.Ag., M.A., yang menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada MAN 4 Mandailing Natal sebagai tuan rumah kegiatan penting iniyang menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada MAN 4 Mandailing Natal sebagai tuan rumah kegiatan penting ini.
“Kami sangat berterima kasih kepada Kantor Kementerian Agama Kabupaten Mandailing Natal yang telah mempercayakan MAN 4 sebagai lokasi sosialisasi. Semoga kegiatan ini membawa manfaat besar bagi peningkatan kualitas administrasi madrasah dan KUA di wilayah Pantai Barat,” ujar Hj. Rosmawati dalam sambutannya.
Selanjutnya, Kasubbag Tata Usaha Kemenag Mandailing Natal, H. Armen Rahmad Hasibuan, S.Ag., M.I.Kom., dalam sambutannya menekankan pentingnya implementasi aplikasi SRIKANDI sebagai langkah nyata menuju transformasi digital di lingkungan Kementerian Agama “Aplikasi SRIKANDI merupakan bagian dari agenda besar pemerintah dalam membangun sistem administrasi yang transparan, efektif, dan efisien. Dengan pemahaman dan penerapan aplikasi ini, kita diharapkan dapat mengelola arsip dan surat-menyurat secara digital sesuai standar nasional,” jelas Armen.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi penyampaian materi oleh Jasmun dan Muslikh, selaku tim SRIKANDI dari Kementerian Agama Kabupaten Mandailing Natal. Keduanya memaparkan secara rinci mengenai tata cara penggunaan aplikasi, pengelolaan arsip digital, serta integrasi sistem dengan layanan pemerintahan lainnya.
Para peserta tampak antusias mengikuti sosialisasi ini, karena dianggap sebagai langkah penting dalam memperkuat reformasi birokrasi serta meningkatkan efisiensi kerja di lingkungan madrasah dan KUA.
Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh satuan kerja di bawah Kementerian Agama Mandailing Natal dapat segera mengimplementasikan aplikasi SRIKANDI, sehingga pelayanan administrasi publik semakin cepat, tertib, dan berbasis teknologi informasi. (REP/RPH)