Daerah
Ka KUA Tanjung Morawa Sampaikan Tausyiah di Pengajian Ibu-Ibu Bandar Labuhan
13 Sep 2025 | 122 | Penulis : Biro Humas APRI Sumatera Utara | Publisher : Biro Humas APRI Sumatera Utara
Tanjung Morawa, (Humas). Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Tanjung Morawa menghadiri sekaligus menyampaikan tausyiah dalam Pengajian Ibu-Ibu yang digelar di Dusun VI Desa Bandar Labuhan pada Jumat (12/09).
Dalam kesempatan tersebut, Kepala KUA Tanjung Morawa, Dr.H.Kamaludin,MA., mengangkat tema “Rasulullah SAW sebagai Teladan Kehidupan Keluarga”. Beliau menyampaikan bahwa Nabi Muhammad SAW adalah contoh sempurna dalam setiap aspek kehidupan, mulai dari akhlak, rumah tangga, hingga kepemimpinan.
“Jika kita ingin meraih kebahagiaan dunia dan akhirat, maka jadikan Rasulullah sebagai suri teladan. Beliau adalah pribadi yang penuh kasih sayang, sabar, jujur, dan selalu mengutamakan kepentingan umat. Akhlak beliau itulah yang seharusnya kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari,” ungkap Kamaludin dalam tausyiahnya.
Lebih lanjut, beliau menekankan pentingnya meneladani keluarga ala Rasulullah SAW sebagai contoh keluarga sakinah. Rasulullah SAW membangun rumah tangga yang harmonis, saling menghargai, dan penuh kasih sayang, sehingga layak menjadi pedoman bagi keluarga Muslim masa kini.“Keteladanan Rasulullah SAW dalam keluarga harus kita terapkan. Suami istri saling mendukung, mendidik anak dengan nilai Islami, serta menjadikan rumah tangga sebagai tempat lahirnya ketenangan. Inilah yang dimaksud keluarga sakinah, mawaddah, dan rahmah,” tambahnya.
Pengajian yang dihadiri puluhan jamaah ibu-ibu pengajian di Dusun VI Desa Bandar Labuhan itu berlangsung khidmat. Suasana semakin hangat ketika para jamaah turut menyimak penjelasan mengenai pentingnya meneladani akhlak Rasulullah SAW dalam menghadapi tantangan zaman modern.
Selain menyampaikan tausyiah, Kepala KUA Tanjung Morawa juga melakukan sosialisasi program Gerakan Sadar Catat Nikah (GAS). Program ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat agar memanfaatkan layanan KUA, baik dalam urusan pernikahan, bimbingan keluarga sakinah, maupun konsultasi keagamaan. “Kami mengajak seluruh masyarakat untuk lebih dekat dengan KUA. Jangan ragu untuk datang ke KUA, karena semua layanan bersifat terbuka, transparan, dan gratis sesuai ketentuan. Mari bersama-sama kita sukseskan Gerakan Sadar Pencatatan Nikah (GAS) demi kenyamanan dan kepastian hukum pada keluarga,” jelasnya.
Acara pengajian diakhiri dengan doa bersama oleh ibu-ibu pengajian, dengan harapan agar senantiasa diberikan keberkahan, ketentraman, dan kekuatan iman dalam meneladani akhlak Rasulullah SAW. (MHS/KML)