Daerah
Ka KUA Salapian Partisipasi Dalam Kegiatan Sholat Ghaib, Dzikir dan Doa Bersama Kemenag Langkat
15 Dec 2025 | 34 | Penulis : Humas Cabang APRI Langkat | Publisher : Biro Humas APRI Sumatera Utara
Salapian, (Humas). Kementerian Agama Kabupaten Langkat melalui Kantor Urusan Agama Kecamatan Salapian melaksanakan Sholat Ghaib, dzikir dan doa bersama untuk korban dan terdampak musibah banjir Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat di masjid Raya Naman Jahe Kecamatan Salapian, Jum'at (12/12).
Kegiatan tersebut dilaksanakan usai pelaksanaan sholat Jum'at dilanjutkan dengan sholat ghaib, dzikir dan doa bersama yang dipimpin Kepala Kementerian Agama Kabupaten Langkat yang diwakili Kepala Kantor urusan agama Kecamatan Salapian H. M. Kurnia Amir, S. Sos. I, S. Pd. I, MM. yang didampingi CPNS Penghulu M.Rizki Ambiya, SH dan Penyuluh Agama Islam Surya Adinata, PA. S.Pd, SH.
Sebelumnya Kurnia yang juga wakil sekretaris FKUB Kabupaten Langkat ini dalam khutbah Jum'at mengatakan bahwa musibah dan bencana yang Allah turunkan adalah sebagai ujian, teguran atau peringatan dari Maha Pencipta karena mungkin kita mulai lalai dari mengingat-Nya atau karena kita sudah terbiasa dan menjadi kebiasaan dalam maksiat atau kita sebagai manusia terlalu serakah lupa jika kita adalah Khalifah dimuka bumi yang mendapat amanah menjaga dan melestarikan alam bukan malah merusaknya.
Apapun alasan terjadinya bencana mari kita bersangkabaik kepada Allah dan ambil hikmah dari musibah yang terjadi, untuk menjadi insan yang pandai bersyukur atas segala nikmat Allah dan mampu bertahan dengan kesabaran atas segala musibah ujian yang Allah berikan. Pelaksanaan sholat ghaib, dzikir dan doa bersama berjalan dengan hikmat diikuti jamaah sholat Jum'at yang memadati masjid.
Selanjutnya sesuai harapan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Langkat H. Ainul Aswad, MA bahwa keluarga besar Kementerian Agama Kabupaten Langkat harus membangun kepedulian saling berbagi dan saling mendoakan bagi saudara kita yang terdampak musibah banjir agar dapat membantu meringankan kesusahan mereka.
Khususnya bagi madrasah dan pondok pesantren, sebagaimana program bantuan bagi ASN dan Non ASN Kemenag Langkat yang terdampak banjir yang telah dilaksanakan pembagian tali asih dari Kementerian Agama Kabupaten Langkat beberapa waktu lalu.