Ka. KUA Pancur Batu Aktif dalam Rakor Muspika, Perkuat Sinergi Lintas Sektoral dan Sosialisasikan Asta Protas Kemenag
Daerah

Ka. KUA Pancur Batu Aktif dalam Rakor Muspika, Perkuat Sinergi Lintas Sektoral dan Sosialisasikan Asta Protas Kemenag

  17 Apr 2026 |   4 |   Penulis : Humas Cabang APRI Deli Serdang |   Publisher : Biro Humas APRI Sumatera Utara

Pancur Batu (Humas) — Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Pancur Batu, H. Ilyas, M.A, kembali menunjukkan komitmen dan peran strategisnya dalam memperkuat sinergi lintas sektoral melalui keikutsertaannya secara aktif dalam kegiatan Rapat Koordinasi (Rakor) antar Muspika Kecamatan Pancur Batu. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Jumat (17/4/2026) pukul 09.30 WIB, bertempat di Balai Desa Durin Jangak, Kecamatan Pancur Batu.

Rakor Muspika ini dihadiri oleh berbagai unsur pimpinan dan pemangku kepentingan di tingkat kecamatan, di antaranya Camat Pancur Batu, Danramil, Kepala KUA Kecamatan Pancur Batu, perwakilan Kepala Cabang Kejaksaan Negeri Pancur Batu, perwakilan Kepala Lembaga Pemasyarakatan Pancur Batu, para Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT), Kepala Desa, Sekretaris Desa, serta para Kepala Sekolah se-Kecamatan Pancur Batu.

Kegiatan ini merupakan agenda rutin yang memiliki nilai strategis dalam rangka memperkuat koordinasi, komunikasi, dan kolaborasi antarinstansi pemerintah serta elemen masyarakat dalam menjaga stabilitas wilayah, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta mendorong percepatan pembangunan di tingkat kecamatan.

Dalam suasana yang penuh keakraban dan semangat kebersamaan, Rakor berlangsung secara dialogis dan konstruktif. Masing-masing peserta diberikan kesempatan untuk menyampaikan program kerja, perkembangan situasi di wilayah masing-masing, serta berbagai isu aktual yang memerlukan perhatian bersama. Hal ini bertujuan agar setiap kebijakan dan langkah yang diambil dapat terkoordinasi dengan baik serta tepat sasaran.

Pada kesempatan tersebut, Ilyas menyampaikan sejumlah pandangan dan gagasan penting terkait peran KUA dalam mendukung pembangunan masyarakat, khususnya dalam bidang keagamaan dan sosial kemasyarakatan. Ia menegaskan bahwa KUA sebagai ujung tombak Kementerian Agama di tingkat kecamatan memiliki tanggung jawab yang tidak hanya terbatas pada pelayanan administrasi pernikahan dan bimbingan keagamaan, tetapi juga berperan aktif dalam menjaga kerukunan umat beragama serta memperkuat nilai-nilai moderasi beragama di tengah masyarakat yang majemuk.

“Kehadiran KUA di tengah masyarakat harus mampu menjadi perekat sosial yang memperkuat harmoni dan kebersamaan. Oleh karena itu, koordinasi dengan seluruh unsur Muspika dan pemangku kepentingan lainnya menjadi kunci dalam menciptakan suasana yang kondusif,” ungkap Ilyas.

Lebih lanjut, Ilyas juga menekankan pentingnya membangun komunikasi yang efektif dan berkelanjutan antarinstansi sebagai upaya preventif dalam mengantisipasi berbagai potensi konflik sosial maupun persoalan keagamaan. Menurutnya, dengan adanya sinergi yang kuat, setiap permasalahan yang muncul dapat diselesaikan secara cepat, tepat, dan bijaksana.

Dalam forum tersebut, Ilyas turut memanfaatkan momentum Rakor untuk menyosialisasikan program prioritas Kementerian Agama Republik Indonesia yang dikenal dengan Asta Protas kepada seluruh peserta yang hadir. Ia menjelaskan bahwa Asta Protas merupakan arah kebijakan strategis Kementerian Agama dalam meningkatkan kualitas layanan keagamaan, memperkuat moderasi beragama, serta mendorong transformasi kelembagaan yang lebih profesional dan akuntabel.

“Asta Protas menjadi pedoman bagi seluruh jajaran Kementerian Agama, termasuk KUA di tingkat kecamatan, dalam menjalankan tugas dan fungsi secara optimal. Oleh karena itu, kami berharap dukungan dan kolaborasi dari seluruh pihak agar program-program ini dapat diimplementasikan secara efektif di tengah masyarakat,” jelasnya.

Ia juga menambahkan bahwa keberhasilan program-program Kementerian Agama tidak terlepas dari peran aktif dan dukungan lintas sektor, termasuk pemerintah daerah, aparat keamanan, lembaga pendidikan, serta tokoh masyarakat. Sinergi yang terbangun diharapkan mampu memberikan dampak positif yang nyata bagi kehidupan masyarakat, khususnya dalam menciptakan suasana yang aman, damai, dan harmonis.

Selain itu, Rakor Muspika ini juga menjadi sarana evaluasi terhadap kondisi sosial, keamanan, dan ketertiban masyarakat di wilayah Kecamatan Pancur Batu. Berbagai isu strategis seperti peningkatan pelayanan publik, pembinaan generasi muda, serta penguatan nilai-nilai kebangsaan dan keagamaan turut menjadi bagian dari pembahasan dalam rapat tersebut.

Camat Pancur Batu dalam arahannya menekankan pentingnya menjaga kekompakan dan soliditas antarinstansi dalam menjalankan tugas pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat. Ia juga mengapresiasi kehadiran dan kontribusi aktif seluruh peserta, termasuk Kepala KUA, dalam mendukung terciptanya koordinasi yang baik di tingkat kecamatan.

Kegiatan Rakor berlangsung dengan lancar, tertib, dan penuh semangat kebersamaan. Seluruh peserta menunjukkan komitmen yang kuat untuk terus meningkatkan koordinasi dan kerja sama lintas sektor demi mewujudkan Kecamatan Pancur Batu yang aman, tertib, rukun, dan sejahtera.

Melalui keikutsertaan aktif dalam kegiatan ini, KUA Kecamatan Pancur Batu kembali menegaskan eksistensinya sebagai mitra strategis pemerintah dalam membangun kehidupan masyarakat yang religius, harmonis, dan berdaya saing. Peran aktif Kepala KUA dalam forum-forum koordinasi seperti ini diharapkan dapat terus berlanjut sebagai bagian dari upaya bersama dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik serta pelayanan publik yang berkualitas.

Ke depan, diharapkan sinergi yang telah terbangun dapat semakin diperkuat melalui berbagai program kolaboratif yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, sehingga kehadiran pemerintah benar-benar dirasakan manfaatnya oleh seluruh lapisan masyarakat di Kecamatan Pancur Batu.

Bagikan Artikel Ini

Infografis