News

Ekoteologi dalam Aksi: Inovasi KUA Pusaka Bantimurung 2025 melalui Wakaf Pohon dan Majelis Taklim Peduli Bumi
31 Dec 2025 | 32 | Penulis : Humas Cabang APRI Sulawesi Selatan | Publisher : Biro Humas APRI Sulawesi Selatan
Bantimurung — APRI.kemenag Maros Sul _ Sel. 31/12/2025, KUA Pusaka Bantimurung terus menunjukkan komitmennya dalam mengimplementasikan nilai-nilai ekoteologi melalui berbagai program inovatif sepanjang tahun 2025. Salah satu program unggulan yang dijalankan adalah Wakaf Pohon Pengantin serta penguatan peran Majelis Taklim Peduli Bumi sebagai bagian dari dakwah ramah lingkungan.
Program Wakaf Pohon Pengantin menjadi langkah nyata KUA Pusaka Bantimurung dalam mengintegrasikan nilai ibadah dengan kepedulian terhadap kelestarian alam. Setiap pasangan pengantin yang melangsungkan akad nikah diajak untuk berpartisipasi dengan mewakafkan pohon produktif maupun pohon pelindung yang ditanam di lingkungan sekitar, lahan fasilitas umum, maupun kawasan konservasi.
Kepala KUA Bantimurung H Mustafa menyampaikan bahwa gerakan ini bertujuan menanamkan kesadaran sejak awal membangun rumah tangga bahwa menjaga bumi adalah bagian dari tanggung jawab keagamaan. “Pernikahan tidak hanya menyatukan dua insan, tetapi juga menjadi momentum menanam amal jariyah yang bermanfaat bagi generasi mendatang,” ujarnya.
Selain itu, KUA Pusaka Bantimurung juga mengoptimalkan peran Majelis Taklim Peduli Bumi. Melalui majelis taklim, masyarakat diberikan pemahaman tentang pentingnya menjaga lingkungan sebagai bagian dari ajaran Islam, mulai dari pengelolaan sampah rumah tangga, pengurangan penggunaan plastik, hingga gerakan menanam dan merawat pohon.
Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari masyarakat dan jamaah majelis taklim. Mereka menilai pendekatan ekoteologi yang dilakukan KUA Bantimurung mampu menjadikan dakwah lebih kontekstual dan menyentuh persoalan nyata yang dihadapi umat, khususnya isu kerusakan lingkungan.
Program ekoteologi KUA Pusaka Bantimurung sejalan dengan arah kebijakan Kementerian Agama dalam memperkuat moderasi beragama dan kepedulian terhadap keberlanjutan lingkungan hidup. Diharapkan, inovasi ini dapat menjadi inspirasi bagi KUA lain dalam mengembangkan layanan keagamaan yang berdampak sosial dan ekologis.
# hab80kemenag
#kemenagberdampak
#umatrukunsinergi
#kemenagri
#aprimarossulsel
Rep: Gammar
Edit: @limin