Bukan Hanya Ijab Kabul, KUA Gunungsitoli Utara Pastikan Catin Siap Lahir Batin Lewat Bimwin
Daerah

Bukan Hanya Ijab Kabul, KUA Gunungsitoli Utara Pastikan Catin Siap Lahir Batin Lewat Bimwin

  21 Oct 2025 |   113 |   Penulis : Humas Cabang APRI Kota Gunung Sitoli |   Publisher : Biro Humas APRI Sumatera Utara

Gunungsitoli, (Humas). Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Gunungsitoli Utara menggelar Bimbingan Perkawinan (Bimwin) bagi calon pengantin (catin) pada Selasa, (21/10). Kegiatan yang diikuti oleh 3 pasang catin ini bertujuan untuk membekali mereka dengan pengetahuan dan kesiapan mental, spiritual serta kesehatan dalam mengarungi bahtera rumah tangga.

Kepala KUA Kecamatan Gunungsitoli Utara Amir Sidik Harefa, S.Pd.I, membuka sesi Bimwin dengan materi utama mengenai "Keluarga Sakinah" yang berlangsung sejak pukul 08.00 hingga 09.30 WIB. Dalam paparannya, beliau menekankan pentingnya membangun fondasi pernikahan berdasarkan nilai-nilai agama, komunikasi yang efektif serta komitmen untuk mewujudkan keluarga yang harmonis dan penuh kasih sayang (sakinah, mawaddah, wa rahmah).

Sesi dilanjutkan dengan topik krusial mengenai "Edukasi Kesehatan Reproduksi dan Seksual" yang disampaikan oleh Tim UPTD Puskesmas Gunungsitoli Utara dari pukul 09.30 sampai 10.30 WIB. Pembekalan kesehatan ini menjadi sangat penting untuk memastikan calon pasangan memiliki pemahaman yang memadai dalam menjaga kesehatan diri dan keluarga, termasuk persiapan untuk menghasilkan generasi yang sehat dan berkualitas.

Aspek spiritual dan etika dalam berumah tangga juga menjadi fokus utama, di mana Penyuluh Agama Islam mengisi sesi mengenai "Adab Hubungan Suami-Istri" pada pukul 10.30 hingga 11.30 WIB. Materi ini mengupas tuntas tuntunan Islam dalam membangun interaksi yang penuh penghormatan dan kasih sayang antara pasangan.

Sebagai penutup, Kepala KUA kembali hadir untuk memberikan "Persiapan Akad" pada pukul 11.30 sampai 12.00 WIB, memberikan simulasi dan penjelasan teknis pelaksanaan akad nikah, sehingga ketiga pasangan calon pengantin tersebut siap secara administratif maupun mental spiritual menjelang hari pernikahan mereka.

Kepala KUA berharap, melalui Bimwin ini, setiap pasangan yang akan menikah tidak hanya siap secara lahiriah, tetapi juga memiliki bekal ilmu yang kokoh untuk menghadapi dinamika rumah tangga dan dapat menciptakan keluarga yang berkualitas, langgeng, dan menjadi teladan bagi masyarakat.

Bagikan Artikel Ini

Infografis