Wujudkan Kemenag Berdampak, KUA Cigemblong Tanamkan Moderasi Beragama dan Semangat Pendidikan kepada Santri Daarul Huda
Daerah

Wujudkan Kemenag Berdampak, KUA Cigemblong Tanamkan Moderasi Beragama dan Semangat Pendidikan kepada Santri Daarul Huda

  07 Nov 2025 |   154 |   Penulis : PC Lebak |   Publisher : Biro Humas APRI Banten

LEBAK – Kantor Urusan Agama (KUA)  Cigemblong, Kabupaten Lebak, Banten, terus menunjukkan komitmennya dalam mengimplementasikan program Kemenag Berdampak melalui kegiatan sosialisasi moderasi beragama yang dikemas dengan motivasi pendidikan bagi para santri. Kegiatan ini berlangsung pada Jumat, 7 November 2025, di Pondok Pesantren Daarul Huda, Cigemblong.

Dalam sambutannya, perwakilan KUA Cigemblong menegaskan bahwa para santri merupakan generasi penerus bangsa yang perlu dibekali dengan pemahaman Islam yang moderat, toleran, dan seimbang.

"Santri adalah harapan bangsa. Dengan pemahaman moderasi beragama, mereka akan tumbuh menjadi pribadi yang menjunjung tinggi toleransi, anti-kekerasan, serta mampu menerima perbedaan sebagai kekayaan, bukan sumber perpecahan,” ungkapnya.

Dalam kegiatan tersebut, para Penyuluh Agama Islam KUA Cigemblong, yaitu Dra. Sumi Hakim, M.M.; Darjjat, S.Pd.; Suherman, S.Pd.I.; M. Muhaemin, S.Pd.I.; dan Juharja, S.Pd., berperan aktif sebagai narasumber utama. Mereka menyampaikan materi dengan pendekatan yang komunikatif dan kontekstual, membahas empat indikator utama moderasi beragama:

  1. Komitmen Kebangsaan (Cinta Tanah Air dan Pancasila)

  2. Toleransi (Menghargai perbedaan)

  3. Anti Kekerasan

  4. Penerimaan terhadap Tradisi Lokal

Salah satu penyuluh, Suherman, S.Pd.I., menegaskan pentingnya peran santri sebagai agen perubahan yang menyebarkan nilai-nilai kedamaian.

“Tujuan moderasi beragama bukan untuk memoderasi agamanya, tetapi memoderasi cara beragama agar tidak berlebihan (ekstrem) dan tidak meremehkan (liberal),” jelasnya.

Selain membahas moderasi beragama, para narasumber juga memberikan motivasi pendidikan agar para santri terus menumbuhkan semangat belajar, memperdalam ilmu agama dan umum, serta menjadi generasi yang berakhlak dan berdaya saing.

Dalam kesempatan itu, Darjat, S.Pd., menyampaikan pesan inspiratif kepada para santri.


"Menuntut ilmu adalah kewajiban sepanjang hayat. Santri harus memiliki semangat belajar yang tinggi, karena ilmu akan mengangkat derajat, memperluas pandangan, dan menjadi bekal untuk mengabdi kepada masyarakat,” tuturnya penuh semangat.

Pimpinan Pondok Pesantren Daarul Huda menyambut baik kegiatan tersebut. Ia berharap kegiatan semacam ini menjadi bekal berharga bagi para santri dalam menghadapi tantangan zaman serta memperkuat benteng diri dari pengaruh paham-paham radikal.

Kegiatan sosialisasi yang berlangsung secara interaktif dan inspiratif ini diakhiri dengan sesi tanya jawab yang penuh antusiasme. KUA Cigemblong berkomitmen menjadikan kegiatan ini sebagai program berkelanjutan demi terwujudnya masyarakat Lebak yang rukun, harmonis, dan berkemajuan dalam bingkai moderasi beragama.[apit]

 

Bagikan Artikel Ini

Infografis