Wujud Kepedulian Sosial, KUA Hamparan Perak Sukses Laksanakan Penyembelihan Hewan Qurban
Daerah

Wujud Kepedulian Sosial, KUA Hamparan Perak Sukses Laksanakan Penyembelihan Hewan Qurban

  29 May 2026 |   48 |   Penulis : Biro Humas APRI Sumatera Utara |   Publisher : Biro Humas APRI Sumatera Utara

Hamparan Perak, (Humas). Kepala Kantor Urusan Agama  Hamparan Perak Imam Syafii  menyambut antusias kala gema kumandang takbir, tahmid dan tahlil memecah langit KUA Hamparan Perak pertanda  dilaksanakannya kegiatan pemotongan hewan kurban Idul Adha 1447 oleh Kementerian Agama Kabupaten Deli Serdang di Kantor Urusan Agama( KUA) Zona 4 di KUA  Kecamatan Hamparan Perak, Kamis (28/05/2026). Pelaksanaan merupakan satu titik lokasi dari 8  zona kurban Kementerian Agama Kabupaten Deli Serdang. 

Turut hadir Kepala KUA Labuhan Deli H. Zainal Arifin, S. Ag. M. Si, Ketua MUI Juaini MA, Kepala MTsN 3  Ramli, M. Pd., Kepala MIN 2 Hasnan Nasrun, S.Pd., M. Si, Penghulu, Penyuluh dan staf KUA  Hamparan Perak dan Labuhan Deli,  Fahmi  Ummi, Muslimat NU serta tokoh agama, dan tokoh masyarakat. 

Kegiatan pelaksanaan Kurban Idul Adha Kementerian Agama Kabupaten Deli Serdang  yang dilaksanakan di KUA  Hamparan Perak termasuk kurban dari zona 4 yang terdiri dari KUA Hamparan Perak, KUA Kecamatan Labuhan Deli, MIN  2 dan MTSN 3 Deli Serdang. Kegiatan  dipimpin langsung oleh Kepala KUA Hamparan Perak Imam Syafii.

Kepala KUA Kecamatan Hamparan Perak menyampaikan pesan Kemenag RI, bahwa Spirit kurban yaitu merawat alam dan kemanusiaan. "Ibadah kurban tidak hanya dimaknai sebagai ritual penyembelihan tahunan, melainkan juga menjadi media transformasi spiritual, sosial, dan tanggung jawab terhadap lingkungan," ujarnya. 

Selanjutnya Imam Syafii menjelaskan kurban adalah cara kita berterima kasih kepada Allah atas segala nikmat, rezeki, dan kehidupan yang Dia berikan. "Kita mengakui bahwa semua titipan ini pada hakikatnya milik Allah dan kita siap menginfakkannya di jalan-Nya, "tambahnya. 



Selanjutnya ia menyampaikan bahwa daging dan darah hewan qurban tidak akan pernah sampai kepada Allah, yang sampai adalah ketakwaan kita. Secara filosofis, menyembelih hewan kurban adalah simbol dari ‘menyembelih’ sifat-sifat kebinatangan di dalam diri kita. Kita memotong sifat egois, serakah, sombong, dengki. Kita menggantinya dengan sifat-sifat kasih sayang, kepedulian sosial, juga  ibadah qurban memiliki keistimewaan yang luar biasa. 

Bahwa keterangan Rasulullah SAW. Tidak ada suatu amalan yang mulia dikerjakan anak Adam pada hari raya Idul Adha yang lebih dicintai oleh Allah dari menyembelih hewan, sesungguhnya Allah mengampuni dosa seseorang hamba sebelum darah hewan menetes ke tanah. Karenanya, lapangkanlah jiwamu untuk melakukannya.
 
Kepala KUA Labuhan Deli H. Zainal Arifin yang tergabung pada zona 4 ini jua mengapresiasi dan bahagia dengan pelaksanaan kurban di KUA Hamparan Perak ini. "Ibadah kurban bukan sekadar ritual  melainkan panggilan untuk memperkuat ukhuwah serta menjaga kelestarian lingkungan demi kemaslahatan bersama," ujarnya. "Kurban juga merupakan bentuk ketaatan, keikhlasan, dan wujud syukur umat islam kepada Allah SWT dengan menyembelih hewan ternak," tutupnya. 

Pada akhirnya, esensi utama kurban bukanlah seberapa banyak daging yang dibagikan, melainkan ketulusan hati dan ketakwaan yang sampai kepada Allah SWT. Semoga ibadah kurban tahun ini menjadi berkah yang membersihkan jiwa serta mempertebal keimanan kita semua. (IS/MHS)

Bagikan Artikel Ini

Infografis