WNA Asal Tiongkok Resmi Masuk Islam di KUA Bakauheni
Daerah

WNA Asal Tiongkok Resmi Masuk Islam di KUA Bakauheni

  21 Apr 2026 |   69 |   Penulis : PC APRI LAMPUNG SELATAN |   Publisher : Biro Humas APRI Lampung

Bakauheni (Humas PC APRI Lamsel) – Suasana haru dan penuh khidmat menyelimuti prosesi ikrar masuk Islam yang dilaksanakan di Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Bakauheni. Hari ini Selasa, 21/4/2026. Seorang warga negara asing asal Republik Rakyat Tiongkok, Li Yindong, secara resmi menyatakan keislamannya dalam sebuah prosesi yang berlangsung sederhana namun sarat makna.

Li Yindong, yang berasal dari Dusun Xiolitai, Desa Mokou, Kecamatan Lukou, Kabupaten Yingshang, Provinsi Anhui, dengan penuh kesadaran dan keyakinan mengucapkan dua kalimat syahadat di hadapan para saksi dan pembimbing.

Prosesi pembimbingan dan pengucapan ikrar dipandu langsung oleh Kepala KUA Bakauheni, Miri Iswanto, S.Th.I., M.Pd., yang dengan penuh kesabaran membimbing mualaf tersebut dalam memahami makna syahadat sebagai pintu gerbang menuju agama Islam.

Acara tersebut turut dihadiri oleh Ustadz Yayan Daryani, S.Pd., M.Pd.I., yang juga memimpin doa agar Li Yindong senantiasa diberikan keteguhan iman, kemudahan dalam menjalani ajaran Islam, serta keberkahan dalam kehidupan barunya sebagai seorang Muslim.

Sebagai bentuk legalitas dan kesaksian, turut hadir dua saksi dalam prosesi tersebut, yakni Ustadz Yayan Daryani, S.Pd., M.Pd.I. sebagai saksi pertama dan Ustadz Hasan Basri sebagai saksi kedua.

Kepala KUA Bakauheni, Miri Iswanto, dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa momen ini merupakan bagian dari tugas KUA dalam memberikan pelayanan keagamaan kepada masyarakat, termasuk bagi mereka yang ingin memeluk agama Islam.

“Ikrar ini bukan sekadar formalitas, tetapi merupakan langkah awal dalam perjalanan spiritual yang harus terus dibimbing dan didampingi,” ujarnya.

Dengan resmi mengucapkan dua kalimat syahadat, Li Yindong kini telah menjadi bagian dari umat Islam. Diharapkan, ke depan ia dapat terus belajar dan mendalami ajaran Islam serta mendapatkan bimbingan yang berkelanjutan dari para tokoh agama dan masyarakat sekitar.

Prosesi ini menjadi bukti bahwa Islam sebagai rahmatan lil ‘alamin senantiasa terbuka bagi siapa saja yang ingin mengenal dan memeluknya dengan penuh kesadaran dan keikhlasan.

Kontributor: Miri
Editor: Nurhadi

Bagikan Artikel Ini

Infografis