Tingkatkan Kesiapsiagaan, Bimas Islam dan KUA Nias Barat Gelar Diskusi Early Warning System
Daerah

Tingkatkan Kesiapsiagaan, Bimas Islam dan KUA Nias Barat Gelar Diskusi Early Warning System

  24 Nov 2025 |   44 |   Penulis : Humas Cabang APRI Nias Barat |   Publisher : Biro Humas APRI Sumatera Utara

Lolofitu Moi, (Humas). Bimas Islam Kantor Kementerian Agama Kabupaten Nias Barat bersama KUA se-Kabupaten Nias Barat menggelar Diskusi Early Warning System (EWS) sebagai upaya memperkuat deteksi dini terhadap potensi kerawanan sosial-keagamaan di wilayah kerja, Senin (24/11).

Kegiatan ini dihadiri oleh para Kepala KUA dan Penghulu se-Kabupaten Nias Barat beserta para Penyuluh Agama, Staf Layanan Operasional KUA dan Bimas Islam Kemenag Nias Barat. Dalam kesempatan tersebut, Penyelenggara PHBI sekaligus Ketua Panitia, H. Umar Saleh Maruhawa, M.Pd, turut memberikan sambutan kepada seluruh peserta kegiatan.

Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya diskusi Early Warning System serta menegaskan pentingnya kolaborasi antara Bimas Islam, KUA, dan seluruh unsur masyarakat dalam menjaga keharmonisan kehidupan beragama di Kabupaten Nias Barat. Ia berharap kegiatan ini dapat memperkuat kapasitas aparatur sipil negara dalam mendeteksi dan merespons potensi kerawanan sosial-keagamaan, sehingga tercipta lingkungan yang lebih kondusif, aman, dan harmonis.

Kegiatan ini menghadirkan tiga narasumber, yaitu Ermansyah Polem, MM, selaku Kasubbag TU Kemenag Nias Barat; Lannasari Hasibuan, S.H, Penyuluh Agama Islam; serta narasumber eksternal, Arsyad Thalib Laia, M.Si, Ketua Pimpinan Daerah Al Washliyah Kabupaten Nias Barat.

Ketiganya memberikan pemaparan mendalam terkait pentingnya koordinasi dan kesiapsiagaan tokoh masyarakat, aparatur sipil negara dari Kementerian Agama dan KUA dalam merespons dinamika sosial masyarakat.


Dalam diskusi tersebut, para narasumber menegaskan bahwa EWS merupakan instrumen penting dalam memetakan isu-isu kerawanan, baik yang bersifat keagamaan maupun sosial kemasyarakatan. Aparatur KUA diharapkan mampu meningkatkan kemampuan analisis, memperkuat komunikasi lintas sektor, serta membangun kolaborasi aktif dengan tokoh masyarakat dan lembaga mitra untuk menjaga suasana kondusif di setiap kecamatan. 

Melalui pelaksanaan kegiatan ini, Bimas Islam dan KUA se-Kabupaten Nias Barat berkomitmen memperkuat sinergi dalam menjaga kerukunan umat beragama serta memastikan implementasi Early Warning System berjalan lebih efektif sebagai bagian dari langkah preventif dalam menciptakan kehidupan masyarakat yang aman dan harmonis. (MHS/KH)

Bagikan Artikel Ini

Infografis