Daerah
TIM Evaluasi Bimbingan Perkawinan Laksanakan FGD Di Kota Sorong, Teruskan Rekomendasi Ke Kemenag RI.
09 Dec 2025 | 679 | Penulis : PC APRI KOTA SORONG | Publisher : Biro Humas APRI Papua Barat
Kota Sorong — Selasa (09/12/2025) Enam Penghulu KUA Kota Sorong dan Kabupaten Sorong, mengikuti Focus Group Discussion (FGD) bertema Analisis Komprehensif Implementasi Program Bimbingan Perkawinan (BIMWIN) Calon Pengantin Bimas Islam Kemenag RI. yang dilaksanakan oleh Tim Evaluasi Survey Bimbingan Perkawinan.
Fatikhul Himami, sebagai ketua tim, menyampaikan tujuan pelaksanaan FGD ini sebagai bahan untuk rekomendasi pelaksanaan bimwin yang efektif dan efisien, " FGD ini sebagai upaya Kemenag untuk mengevaluasi pelaksanaan Bimwin, Apa tantangan dan faktor pendukungnya, kami berharap masukan langsung dari penghulu sebagai pelaksana, calon pengantin sebagai sasaran bimbingan, dan pihak terkait dari, Pengadilan Agama, Puskesmas, dan BKKBN, kami harapkan masukannya agar bisa menjadi catatan dan rekomendasi untuk pelaksanaan bimbingan perkawinan yang lebih baik ". Ujarnya.
Nur Romdhon sebagai tim surveyor memandu pelaksanaan FGD, "Kami berharap pelaksanaan Bimwin yang sudah dilaksanakan selama ini bisa mendapatkan masukan dan saran dari bapak-ibu semua, Apakah Program Bimwin dinilai relevan dan bisa menjawab kebutuhan nyata calon pengantin dalam mempersiapkan kehidupan rumah tangga,? Apakah Bimwin bisa mengurangi angka perceraian, dan meningkatkan pemahaman hak–kewajiban suami istri? atau Apakah Materi seperti Psikologi, komunikasi pasangan, kesehatan reproduksi, dan manajemen konflik masih relevan untuk menjawab problem rumah tangga saat ini? Apa pendekatan terbaik dalam pelaksanaan Bimwin?". Tanyanya
Diskusi berjalan dalam suasana hangat, renyah, dan dinamis, banyak persoalan yang muncul di lapangan, butuh koordinasi antar pihak terkait, dan masih ada keluhan keterbatasan sarana dan prasarana di balai nikah, termasuk biaya pelaksanaan yang dinilai perlu dianggarkan khusus untuk pelaksanan bimbingan perkawinan di tingkat KUA.
Selain penghulu hadir juga Perwakilan Pengadilan Agama Sorong, Puskesmas Remu, dan LSM keagamaan yang menambah hangat diskusi. Tim Evaluasi mencatat semua masukan yang disampaikan dalam FGD ini, dan selanjutnya akan diteruskan kepada Dirjen Bimas Islam dan Menteri Agama. [Mya]
Fatikhul Himami, sebagai ketua tim, menyampaikan tujuan pelaksanaan FGD ini sebagai bahan untuk rekomendasi pelaksanaan bimwin yang efektif dan efisien, " FGD ini sebagai upaya Kemenag untuk mengevaluasi pelaksanaan Bimwin, Apa tantangan dan faktor pendukungnya, kami berharap masukan langsung dari penghulu sebagai pelaksana, calon pengantin sebagai sasaran bimbingan, dan pihak terkait dari, Pengadilan Agama, Puskesmas, dan BKKBN, kami harapkan masukannya agar bisa menjadi catatan dan rekomendasi untuk pelaksanaan bimbingan perkawinan yang lebih baik ". Ujarnya.
Nur Romdhon sebagai tim surveyor memandu pelaksanaan FGD, "Kami berharap pelaksanaan Bimwin yang sudah dilaksanakan selama ini bisa mendapatkan masukan dan saran dari bapak-ibu semua, Apakah Program Bimwin dinilai relevan dan bisa menjawab kebutuhan nyata calon pengantin dalam mempersiapkan kehidupan rumah tangga,? Apakah Bimwin bisa mengurangi angka perceraian, dan meningkatkan pemahaman hak–kewajiban suami istri? atau Apakah Materi seperti Psikologi, komunikasi pasangan, kesehatan reproduksi, dan manajemen konflik masih relevan untuk menjawab problem rumah tangga saat ini? Apa pendekatan terbaik dalam pelaksanaan Bimwin?". Tanyanya
Diskusi berjalan dalam suasana hangat, renyah, dan dinamis, banyak persoalan yang muncul di lapangan, butuh koordinasi antar pihak terkait, dan masih ada keluhan keterbatasan sarana dan prasarana di balai nikah, termasuk biaya pelaksanaan yang dinilai perlu dianggarkan khusus untuk pelaksanan bimbingan perkawinan di tingkat KUA.
Selain penghulu hadir juga Perwakilan Pengadilan Agama Sorong, Puskesmas Remu, dan LSM keagamaan yang menambah hangat diskusi. Tim Evaluasi mencatat semua masukan yang disampaikan dalam FGD ini, dan selanjutnya akan diteruskan kepada Dirjen Bimas Islam dan Menteri Agama. [Mya]
Editor : Ruslan
💬 Komentar Pembaca
Y
yasin
09 Dec 2025 17:34
sukses selalu bimwinnya, samara keluarga pengantinnya