THE MOST KUA BUMI WARAS MEMBANGUN  KELUARGA SAMARA DI ERA DIGITAL
Daerah

THE MOST KUA BUMI WARAS MEMBANGUN KELUARGA SAMARA DI ERA DIGITAL

  25 Mar 2026 |   6 |   Penulis : Humas PC APRI Bandar Lampung |   Publisher : Biro Humas APRI Lampung

Kantor Urusan Agama Kecamatan Bumi Waras Kota Bandar Lampung_Hari Selaasa, 17 Maret 2026 mengelar kegiatan “The Most KUA (Move For Sakinah Maslahat)” di Mushalla Nurul Amin Kelurahan Sukaraja Kecamatan Bumi Waras Kota bandar Lampung. Dalam kegiatan tersebut turut hadir Kepala KUA Kecamatan Bumi Waras Solhani, S.Ag, Penghulu Suparno, S.Pd.I serta seluruh Penyuluh Agama KUA Kecamatan Kecamatan Bumi Waras.
Ketua Pelaksana Ustadz H. Taufiqurrahman, S.Ag menerangkan bahwa ini merupakan program inovasi Kementerian Agama RI melalui KUA yang fokus pada layanan dan pembinaan langsung ke masyarakat, Peserta kegiatan ini merupakan anggota Majelis Taklim yang ada di Kelurahan Sukaraja berjumlah 20 Orang.
Kepala KUA Kecamatan Bumi Waras Solhani, S.Ag, menambahkan bahwa tujuan dari kegiatan ini adalah dalam  rangka memperkuat ketahanan keluarga secara langsung dari akar rumput, meningkatkan kualitas hubungan keluarga, serta mewujudkan keluarga yang sakinah, mawaddah, dan rahmah. Dan latar belakang tema Membangun Keluarga Samara di Era Digital  adalah untuk menjawab tantangan disrupsi teknologi yang masif, yang berpotensi menggeser nilai moral, mengurangi komunikasi langsung, serta memunculkan risiko konten negatif bagi ketahanan keluarga. Kegiatan  ini bertujuan membekali paserta dengan prinsip 5 Pilar Keluarga Sakinah agar tetap harmonis dan tangguh di era digital.
Kegiatan ini berisikan pemberian materi dan diskusi aktif yang menghasilkan beberapa rekomendasi dan kesepakatan diantaranya : 1. Penerapan Aturan Digital (Screen Time) : Menetapkan aturan penggunaan media sosial dan gadget yang disepakati bersama, serta membatasi waktu layar untuk anak-anak dan orang tua;. 2. Pendampingan dan Pengawasan Aktif : Orang tua wajib mendampingi anak dalam beraktivitas  di dunia maya guna mencegah dampak negatif internet; 3. Peningkatan Iman dan Ketaatan : Menguatkan pondasi rumah tangga dengan ibadah bersama dan menjadikan Al-Qur'an serta Sunnah sebagai benteng dari pengaruh negatif era digital.

Bagikan Artikel Ini

Infografis