Pasca Lebaran, KUA Panyabungan Timur Langsung Tancap Gas Layani Konsultasi Keluarga
25 Mar 2026 | 14 | Penulis : Biro Humas APRI Sumatera Utara | Publisher : Biro Humas APRI Sumatera Utara
Panyabungan Timur, (Humas). Pasca libur panjang Idulfitri, Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Panyabungan Timur langsung tancap gas memulai aktivitas pelayanan publik. Pada Rabu (25/03), instansi di bawah naungan Kementerian Agama ini resmi membuka kembali pintu layanan dengan fokus utama pada sesi konsultasi keluarga bagi masyarakat setempat.
Suasana di kantor KUA terlihat cukup produktif sejak pagi hari. Sejumlah warga mulai berdatangan untuk berkonsultasi mengenai berbagai persoalan, mulai dari problematika rumah tangga hingga bimbingan keagamaan. Para petugas tampak sigap menyambut kehadiran masyarakat, menunjukkan kesiapan mental dan fisik dalam menjalankan tugas negara kembali setelah masa cuti bersama berakhir.
Kepala KUA Panyabungan Timur, Aman, S.Ag, secara langsung turun tangan dalam memimpin sesi konsultasi tersebut. Kehadiran pimpinan di garda terdepan ini bertujuan untuk memberikan rasa nyaman dan kepercayaan kepada warga yang membutuhkan solusi atas permasalahan keluarga mereka. Aman terlihat saksama mendengarkan setiap keluhan dan memberikan arahan yang menyejukkan.
Di sela-sela kegiatannya melayani masyarakat, Aman, S.Ag menegaskan bahwa momentum pasca lebaran ini merupakan titik awal untuk memperkuat dedikasi kerja. Ia memandang bahwa tugas KUA tidak hanya sebatas urusan administratif pernikahan, melainkan juga menjadi mediator dan pembimbing bagi keharmonisan keluarga di wilayahnya.
"Kegiatan ini adalah bentuk nyata komitmen kami untuk melayani masyarakat dengan sebaik-baiknya. Kami ingin memastikan bahwa setiap warga yang datang mendapatkan solusi dan pencerahan, terutama dalam menjaga ketahanan keluarga pasca merayakan hari kemenangan," ujar Aman dengan penuh semangat saat ditemui di ruang kerjanya.
Layanan konsultasi yang diberikan mencakup berbagai aspek, seperti mediasi konflik domestik, konsultasi hukum munakahat, hingga bimbingan psikologi keluarga. Aman menilai bahwa dinamika sosial setelah hari raya terkadang menyisakan persoalan yang memerlukan pandangan objektif dari tokoh agama dan pihak berwenang di KUA.
Respon positif pun datang dari masyarakat yang hadir. Warga merasa terbantu dengan keterbukaan pihak KUA yang langsung memberikan pelayanan maksimal di hari pertama kerja. Profesionalisme yang ditunjukkan oleh jajaran KUA Panyabungan Timur ini dianggap sebagai contoh baik dalam memberikan pelayanan publik yang transparan dan humanis.
Menutup keterangannya, Aman berharap semangat melayani ini dapat terus terjaga secara konsisten sepanjang tahun. Ia berkomitmen untuk terus melakukan inovasi dalam pelayanan agar manfaat keberadaan KUA benar-benar dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat di Panyabungan Timur, demi terciptanya keluarga yang sakinah, mawaddah, dan warahmah. (MHS)