Siapkan Generasi Qur’ani, KUA dan Forkopimcam Siantar Marihat Bentuk Panitia MTQ Ke-37
16 Mar 2026 | 10 | Penulis : Biro Humas APRI Sumatera Utara | Publisher : Biro Humas APRI Sumatera Utara
Pematangsiantar, (Humas). Sinergi lintas sektoral di Kecamatan Siantar Marihat semakin diperkuat menjelang perhelatan religius tahunan. Jajaran Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Siantar Marihat menghadiri rapat koordinasi bersama unsur Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) dalam rangka pembentukan panitia Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-37 tingkat Kecamatan Siantar Marihat, Senin (16/03).
Pertemuan strategis ini dilangsungkan di Aula Kantor Camat Siantar Marihat dengan suasana penuh kekeluargaan namun tetap formal. Agenda utama rapat adalah menyusun struktur kepanitiaan yang solid agar pelaksanaan MTQ tahun ini dapat berjalan lebih representatif dan berkualitas dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
Hadir secara langsung Kepala KUA Siantar Marihat, Muhammad Zuhri Pulungan, S.Ag., yang memberikan masukan teknis terkait kriteria perlombaan. Kehadiran beliau menegaskan peran vital KUA sebagai motor penggerak bimbingan keagamaan sekaligus jembatan antara pemerintah dan umat dalam mensukseskan syiar Islam di wilayah tersebut.
Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Camat Siantar Marihat, Pedi Arianto Sitopu. Dalam arahannya, Camat menekankan bahwa MTQ bukan sekadar ajang kompetisi tarik suara atau hafalan semata, melainkan momentum untuk membumikan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan bermasyarakat di Siantar Marihat yang majemuk.
"Kami berharap panitia yang terbentuk hari ini dapat bekerja dengan integritas tinggi. MTQ ke-37 ini adalah wajah religiusitas kecamatan kita, sehingga persiapannya harus matang, mulai dari sarana prasarana hingga sistem penjurian yang objektif," ujar Pedi Arianto Sitopu saat memberikan sambutan.
Senada dengan hal tersebut, Kepala KUA Siantar Marihat, Muhammad Zuhri Pulungan, S.Ag., menyatakan kesiapan jajarannya untuk mengawal sisi teknis perlombaan. Beliau menyoroti pentingnya regenerasi qari dan qariah dari kelurahan-kelurahan lokal agar potensi asli daerah dapat tersalurkan dengan baik.
Rapat koordinasi ini juga dihadiri oleh perwakilan dari Koramil selaku unsur pengamanan, serta seluruh Lurah se-Kecamatan Siantar Marihat. Keterlibatan para lurah dianggap krusial untuk memobilisasi peserta di tingkat akar rumput dan memastikan setiap kelurahan mengirimkan delegasi terbaiknya dalam ajang bergengsi tersebut.
Tak hanya unsur pemerintahan, tokoh masyarakat dan tokoh agama juga turut ambil bagian dalam diskusi ini. Masukan dari para tokoh masyarakat menjadi catatan penting bagi panitia untuk menjaga kearifan lokal selama acara berlangsung, mengingat antusiasme warga yang diprediksi akan meningkat tahun ini.
Sebagai penutup, rapat berhasil menyepakati susunan inti kepanitiaan dan jadwal kerja jangka pendek. Dengan terbentuknya panitia MTQ ke-37 ini, Kecamatan Siantar Marihat resmi memulai langkah awal untuk mencetak generasi muda yang unggul, cerdas, dan berakhlakul karimah melalui kecintaan terhadap Al-Qur'an. (MHS)